Connect With Us

MUI dapat Bantuan dari Pemkot Tangsel

| Rabu, 16 Januari 2013 | 17:38

MUI dapat Bantuan dari Pemkot Tangsel (tangerangnews / danang)

 
 
TANGERANG-Pemkot Tangsel menyerahkan bantuan dana bantuan tahun 2013 kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel sebesar Rp600 juta.  Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, keberadaan lembaga ini  memiliki peranan penting untuk menjadi penyejuk ditengah masyarakat.

“Sebenarnya tanpa diberikan bantuan juga,  saya yakin MUI Kota Tangsel bisa melaksanakan tugas untuk umat,” ungkap Airin di Gedung Joeang PGRI  Rabu (16/1).

Airin mengatakan,  dalam memberikan dana bantuan ini sudah menjadi kewajiban pemerintah, sesuai dengan Permendagri No. 32 Tahun 2011 tentang Pedoman dan Peraturan Wali Kota No. 92 tentang Penyaluran Hibah dan Bantuan Sosial. "Ini bantuan wajib," katanya.

Airin menjelaskan,  MUI Tangsel telah banyak membantu Pemkot Tangsel dalam mensyiarkan pesan-pesan agama sebagai kota religius.
 
Kedepannya, MUI Kota Tangsel diharapkan  dapat lebih bersinergi dengan Pemkot Tangsel. “Saya berharap manfaat MUI dapat terus ditambah sebagai lembaga penyejuk masyarakat dan menjadi tempat konsultasi keagamaan,” harapnya.
MUI Jadi Susu Ditengah Masyarakat

Ketua MUI Kota Tangerang Selatan KH Saidih meminta para alim ulama dan tokoh agama pandai membaca lahiriah dan batiniah.
MUI harus mampu menjadi pedoman dan pegangan umat didalam kehidupan bermasyarakat. “Seperti lampu yang bisa menerangi masyarakat. Jadilah minuman susu ditengah-tengah masyarakat,” ajaknya.

KH Saidih memaparkan konotasi susu mengandung makna suci dan positif ditengah masyarakat. Bantuan dana dari Pemerintah Kota Tangsel ini menurutnya juga akan disisihkan kepada para korban banjir di Provinsi Banten.

KH Saidih menambahkan, dana bantuan yang diberikan tersebut merupakan amanat dan para pengurus harus dapat mempertanggung jawabkan untuk kepentingan umat.
Dia mengatakan, MUI tingkat kecamatan menurutnya akan mendapatkan bantuan sebesar Rp12,5 juta dan ditingkat kelurahan masing-masing memperoleh sebanyak Rp 2,5 juta.

 “Susu kalau dicampur kopi menjadi kopi susu, kalau dicampur jahe jadi susu jahe. MUI harus bisa menempatkan diri di segala lapisan masyarakat. Tentunya sesuai dengan syariat dan pedoman dalam agama Islam,” ujar KH Saidih. (DNG) 
BANTEN
Isi Daya Mobil Listrik Cuma 15 Menit, PLN Tambah 6 Ultra Fast Charging di PIK 2

Isi Daya Mobil Listrik Cuma 15 Menit, PLN Tambah 6 Ultra Fast Charging di PIK 2

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:58

Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

NASIONAL
Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill