Connect With Us

Pajak Parkir Bocor, DPRD Panggilan Eksekutif

| Senin, 28 Januari 2013 | 20:31

DPRD Panggil Eksekutif terkait pajak parkir yang bocor. (tangerangnews / danang)

 
 
 
TANGERANG-DPRD Kota Tangsel memanggil terhadap eksekutif Kota Tangsel, seperti Badan Perizinan Pelayanan Terpadu (BP2T), Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo), Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terkait dugaan bocornya pendapatan pajak retribusi parkir pada 2012 yang hanya mencapai Rp88 juta.

Bertempat di Ruang Rapat Gabungan DPRD Kota Tangsel pada Senin (28/1) siang, pemanggilan secara terbuka tersebut hanya dihadir DPPKAD Kota Tangsel, Dishubkominfo Kota Tangsel dan Satpol PP Kota Tangsel.
 
 
Sementara BP2T Kota Tangsel tidak hadir.
Hadidin Ketua Komisi III DPRD Kota Tangsel mengatakan, retribusi parkir pada 2012 hanya sebesar Rp88 juta dari yang ditargetkan sebesar Rp400juta. "Masa Kota sebesar Tangsel pendapatan pajak parkir on street hanya Rp88 juta, kemana saja uang lainnya," katanya

Hadidin menjelaskan, pemanggilan secara terbuka sengaja dilakukan agar dapat sama-sama mendengar apa yang sudah terjadi dan agar tidak ada kesalahpahaman atau kurangnya komunikasi. "Kalau beginikan tak ada lagi yang bisa ngeles, semua duduk bareng," jelasnya.

Sangat disayangkan, hingga pemanggilan selesai tidak seorang pun perwakilan dari BP2T datang, padahal mereka yang mengeluarkan izin. "Kedepannya kami akan melakukan pemanggilan terhadap para pengusaha perpakiran," tambah Hadidin.

Mursan Sobari Kepala Dishubkominfo Kota Tangsel mengatakan, pihaknya dalam hal ini kami hanya mengeluarkan rekomendasi. Namun, untuk perizinan ada di BP2T.

Mursan menambahkan dari rekapitulasi data parkir off street di Kota Tangsel 2012  lalu ada 101 pengusaha parkir, dengan 45 sudah terbit rekomendasi. “27 pengusaha belum terbit rekomendasi , sedangkan 27  pengusaha lainnya sedang dalam proses,” katanya.  

Kepala Satpol PP Kota Tangsel Sukanta mengatakan,  selaku penegak Peraturan Daerah  pihaknya telah melakukan yang terbaik. "Jika ada yang melanggar, jelas akan kami tindak," ucapnya.(DNG)
NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

KAB. TANGERANG
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa Tangerang Gemilang 2026 Molor, Pemkab Tangerang Minta Peserta Bersabar

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa Tangerang Gemilang 2026 Molor, Pemkab Tangerang Minta Peserta Bersabar

Rabu, 10 Juni 2026 | 15:31

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) mengumumkan adanya keterlambatan pengumuman hasil seleksi administrasi Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill