Connect With Us

Ayah Hatta Rajasa Tolak Dimakamkan di TMP

| Rabu, 20 Februari 2013 | 21:02

TANGERANG-Ayah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, M. Tohir Achmad, enggan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata karena ingin disemayamkan berdekatan dengan istrinya di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir.
 
"Beliau berpesan kalau dipanggil Allah tidak mau dimakamkan di TMP karna beliau punya bintang jasa, bintang gerilya, dan bintang militer. Tapi beliau ingin dimakamkan di TPU dan minta diberangkatkan dari rumah," kata Hatta Rajasa di rumah duka, River Park Blok GH 4 No. 15 Sektor 8 Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Rabu (20/2) pagi.
 
M. Tohir Ahmad lahir di Jejawi, Palembang, 13 April 1927 dan meninggal dunia di Jakarta, Selasa malam (19/2) pukul 23.30 WIB. Dia merupakan pensiunan tentara yang pernah berjasa pada masa revolusi perang gerilya untuk gerakan operasi militer Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. Jenazahnya dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu siang, pukul 13.00 WIB.
 
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengenang ayahnya sebagai sosok dengan disiplin dan keteguhan dalam bekerja. "Ayah saya itu mantan tentara revolusi yang kemudian menjadi asisten wedana, tapi ketika pensiun beliau tidak meninggalkan apa-apa, kecuali anak-anaknya yang bersekolah," katanya.
 
Hatta juga mengatakan bahwa ayahnya berpesan agar dia selalu ingat untuk membantu sesama yang sedang kesusahan. Dia menuturkan, sejak dua tahun lalu ayahnya menderita alzheimer, bentuk umum dari demensia atau gangguan otak yang mempengaruhi kemampuan untuk melakukan aktivitas rutin harian.
 
"Beliau dua tahun yang lalu mengalami Alzheimer, ingatannya menurun. Waktu di RSPAD Gatot Subroto karena gagal pernafasan," kata Hatta.
 
Sejumlah pejabat Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II hadir menyampaikan ucapan bela sungkawa, antara lain Wakil Presiden Boediono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Ketua BNP2TKI Jumhur Hidayat, serta Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Sjarief Hasan.
 
Wapres beserta istri, Herawati Boediono, tiba di rumah duka pukul 9.00 WIB. Sementara itu, Ibu Negara sekaligus besan Hatta Rajasa, Ani Yudhoyono, tiba di rumah duka pukul 10.00 WIB.
 
Sejumlah pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) seperti Sekjen Taufik kurniawan, Wasekjen Teguh Juwarno serta Bendahara Umum Jon Erizal juga berada di rumah duka sejak pagi.(DRA)

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

KOTA TANGERANG
Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18

Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill