Connect With Us

Bertemu DPRD, Warga Tangsel Keluhkan TPST Cipeucang

| Kamis, 21 Februari 2013 | 18:09

Gedung DPRD Kota Tangsel, di Setu. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Bertemu dengan anggota DPRD Kota Tangsel, warga Serpong dan Setu mengeluhkan bau sampah dari TPST Cipeucang. Warga menanti janji Pemkot Tangsel yang menyatakan, TPST tidak akan berbau, dan berbeda dengan TPST lain.

Ketua Lembaga Pedampingan Masyarakat TPST Cipeucang Endang Sugianto meminta limbah dari sampah agar dikelola seperti janji Pemkot Tangsel sebelumnya. Sehingga, tidak sampai mencemari lingkungan dan sungai Cisadane.

"Warga sudah sering mengeluhkan, tapi tidak ada pembenahan limbah," ungkapnya di gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis (21/2).

Mereka mengancam jika tuntutannya tidak dipenuhi akan menutup paksa TPST seluas 2,5 hektare itu.  

"Karpet sanitary landfill bocor. Kebocoran ini yang membuat pencemaran lingkungan," terangnya.


Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangsel Gacho Sunarso berjanji akan menekan Pemkot Tangsel  untuk segera menuntaskan permasalahan limbah cair yang mencemari lingkungan warga.

"Kami sudah tekankan pada Pemkot,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Tangsel, Rahmat Salam mengaku akan segera melakukan penghijauan disekitar TPST Cipeucang.

"Kami akan siapkan bibit pohon. Pekan depan kami akan melakukan aksi penanaman pohon di TPST untuk meminimalisir pencemaran," katanya. (DRA)
 
TANGSEL
Banjir Rendam 21 Titik di Tangsel, Pemkot Janji Percepat Solusi Permanen

Banjir Rendam 21 Titik di Tangsel, Pemkot Janji Percepat Solusi Permanen

Rabu, 8 April 2026 | 11:28

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa waktu terakhir memicu banjir di puluhan titik.

KAB. TANGERANG
Dibantu Sekuriti, 3 Pria Curi 128 Batang Alumunium Senilai Puluhan Juta di Gudang Kosambi

Dibantu Sekuriti, 3 Pria Curi 128 Batang Alumunium Senilai Puluhan Juta di Gudang Kosambi

Rabu, 8 April 2026 | 14:00

Unit Reskrim Polsek Teluknaga berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di sebuah gudang perusahaan kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Pemprov Banten Kaji Bus Antar-Jemput ASN ke ke Kantor, Masih Tunggu Restu Gubernur

Pemprov Banten Kaji Bus Antar-Jemput ASN ke ke Kantor, Masih Tunggu Restu Gubernur

Rabu, 8 April 2026 | 12:51

Pemerintah Provinsi Banten mulai mengkaji rencana penyediaan bus antar-jemput bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill