Connect With Us

2014, Dinkes Tangsel Bangun 3 Puskesmas Setara RS

| Sabtu, 16 Maret 2013 | 08:58

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Dadang M Epid. (tangerangnews / dira)

 

 
TANGERANG-Pembangunan bidang kesehatan terus menjadi fokus di Kota Tangsel. Pada 2014 mendatang, Dinas Kesehatan (Dinkes) akan meningkatkan kualitas puskesmas menjadi setara dengan Rumah Sakit (RS) Tipe C.
 
            Kepala Dinkes Kota Tangsel Dadang M Ephid menerangkan, pada tahun 2014 itu, ada tiga puskesmas yang akan dibangun menjadi setara dengan RS. Ketiga puskesmas itu, ada di wilayah Serpong Utara, Ciputat dan Pondok Aren.
 
“Pada 2014, kita bangun tiga dulu. Yaitu di Pondok Jagung, Kampung Sawah, Pondok Betung,” kata Dadang, usai menggelar forum SKPD Dinkes di RS Sari Asih Ciputat, Jumat (15/3).
 
            Sebetulnya, kata Dadang, di masa kepemimpinan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Wakilnya Benyamin Davnie, berencana untuk membuat tujuh puskesmas yang setara dengan rumah sakit. Namun, ketujuh puskesmas tersebut tidak bisa dibangun semua pada 2014. Tujuh puskesmas itu, akan dibangun di tujuh kecamatan. Sehingga, setiap kecamatan memiliki puskesmas setara rumah sakit. 
 
“Karena keterbatasan anggaran kita bangun tiga dulu. Sisanya, akan dibangun tahun 2015,” imbuhnya.
 
             Sebagai gambaran, lanjut Dadang, puskesmas yang setara RS tersebut terdiri
dari bangunan gedung empat lantai. Di dalamnya, minimal terdapat 50 bed atau tempat tidur pasien dan memiliki ruang Intensive Care Unit (ICU) serta Instalasi Gawat Darurat (IGD). “Untuk SDM-nya, nanti ini juga akan menjadi PR ke depan. Kita akan mencoba meningkatkan kualitas SDM yang ada agar semakin kompeten dan kredibel,” tuturnya.
 
            Membangun puskesmas setara RS tipe C bukan perkara mudah. Dadang mengakui, target dari Walikota itu begit berat. Sebab, selain menargetkan membangun tujuh puskesmas setara RS, Airin juga ingin menambah puskesmas yang ada menjadi 35 unit. Sementara saat ini, baru ada 28 unit. “Tapi ini merupakan upaya supaya akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat makin cepat dan makin mudah. Karena, walau rumah sakit umum berada di Pamulang, bagi warga Serpong bisa mendapatkan pelayanan kesehatan seperti di rumah sakit di puskesmas pratama yang akan kita bangun tersebut,” ujar Dadang.
 
            Dalam kegiatan itu, Direktur RSUD Kota Tangsel Neng Ulfa juga memaparkan rencana kegiatan yang akan dilakukan pada 2014 mendatang. Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan RSUD, merupakan hasil dari identifikasi masalah yang ada pada bidang kesehatan.
 
“Pelayanan kesehatan yang masih menjadi prioritas adalah, mendukung porgram MDGs (Millenium Development Golds), menekan angka kematian ibu dan bayi, serta meningkatkan pelayanan kesehatan dalam mencegah penyakit menular,” tutur Neng.
 
            Selain tiga masalah itu, kata Neng, ada beberapa masalah yang akan menjadi prioritas pelayanan kesehatan. Tapi setidaknya, dari tiga masalah itu RSUD Kota Tangsel akan melakukan peningkatan kualitas keperawatan, standarisasi pelayanan pelayanan asuhan, dan penyehatan lingkungan. “Terjun langsung ke masyarakat sebagai upaya edukasi dalam mencegah penyebaran penyakit menular,” paparnya.(ADV)
 
 
KAB. TANGERANG
Pasca Penyegelan, Bupati Tangerang Siapkan Solusi Tempat Ibadah Permanen untuk Jemaat POUK Tesalonika

Pasca Penyegelan, Bupati Tangerang Siapkan Solusi Tempat Ibadah Permanen untuk Jemaat POUK Tesalonika

Senin, 6 April 2026 | 20:25

Pasca polemik penyegelan tempat ibadah jemaat Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Kecamatan Teluknaga, pada Jumat, 3 April 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bergerak cepat untuk memastikan kondusivitas wilayah.

SPORT
Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar

Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar

Senin, 6 April 2026 | 12:01

Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.

NASIONAL
Bos Buruh Peringatkan Badai PHK Tiga Bulan ke Depan, Ini Dua Penyebabnya

Bos Buruh Peringatkan Badai PHK Tiga Bulan ke Depan, Ini Dua Penyebabnya

Senin, 6 April 2026 | 19:41

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memperingatkan potensi gelombang pemutusan hubungan kerja atau PHK dalam tiga bulan ke depan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill