Connect With Us

Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Warga Negara Asing

| Selasa, 9 April 2013 | 17:47

Airin Rachmi Diany (tangerangnews / icha)

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan melakukan pengawasan terhadap orang asing di wilayah tersebut. Hal itu diungkapkan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat Rapat Koordinasi pimpinan Kepala Daerah tentang keberadaan orang asing dan organisasi terlarang, Rabu (9/4) di Wisma Tamu, Puspiptek, Serpong.

Airin mengatakan, saat ini jumlah orang asing yang ada di Tangsel sebanyak 729 orang. Dari jumlah tersebut, yang sudah melapor sekitar 110 orang, sementara sisanya 619 sudah tercatat dan melapor ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

“Kami akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap jumlah tenaga asing yang ada di Tangsel. Untuk itu, kami akan berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Tangerang. Meski begitu, banyaknya warga asing di Kota Tangsel harus disikapi secara positif, karena banyak tenaga asing yang mampu mentransfer skill dan ilmu kepada warga Tangsel,” jelas Airin.

Lebih lanjut Airin mengatakan, dengan banyaknya isu warga asing yang tidak tercatat di sejumlah wilayah bahkan terdapat imigran gelap di beberapa wilayah, untuk itu Kota Tangsel akan terus mematau jumlah warga asing di setiap kecamatan bahkan sampai ke RT/RW.

Sementara itu, Kepala Imigrasi Tangerang Endang Supriadi Syamsi mengatakan, pihaknya akan membuat tim koordinasi pengawasan orang asing di Kota Tangsel, sehingga nantinya akan terpantau jumlahnya.

“Sebelumnya kami juga sudah berkoordinasi dengan wilayah Tangsel, di antaranya jemput bola pembuatan paspor haji. Namun untuk koordinasi warga asing, kami melalui Pemkot Tangsel juga akan bekerjasam dengan RT/RW setempat. Sehingga mempermudah pemantauan,” papar Endang.

Sementara Sekretaris MUI Kota Tangsel Abdul Rozak mengatakan, banyaknya organisasi yang tidak terdaftar di Kota Tangsel akan membuat rawan wilayah. Untuk itu, Pemkot diharapkan lebih ketat dalam pengawasan organisasi masyarakat atau partai politik.

“Untuk itu, organisasi massa atau partai politik harus terdaftar di Kesbangpol. Sehingga jika terdapat organisasi terlarang bisa secepatnya terdeteksi atau terpantau,” kata Rozak.(DRA)
NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill