Connect With Us

Ponsel Paling Tipis di Dunia

EYD | Rabu, 9 September 2015 | 19:10

iPhone 7 keluaran Apple akan segera menggebrak dunia. Ponsel paling tipis di dunia ini rencananya akan diluncurkan pertengahan tahun depan. (Reuters / tangerangnews)

TANGERANG - Analis KGI Securities Ming-Chi Kuo, yang dikenal sering benar memprediksi fitur-fitur baru iPhone, telah mengungkapkan prediksinya mengenai kecanggihan iPhone 7.

Menurut Kuo, iPhone 7 akan dirilis pada paruh kedua 2016 dan bakal menjadi smartphone Apple tertipis. Dikutip dari Phone Arena, iPhone 7 akan memiliki ketebalan hanya 6 mm hingga 6,5 mm. Meskipun berukuran 6,5 mm, perangkat ini akan lebih tipis dari iPhone 6 dengan ukuran 6,9 mm yang merupakan iPhone tertipis saat ini.

Sementara iPhone 6S akan sedikit lebih tebal dari iPhone 6, yakni sekitar 7,1 mm. Karena, penggunaan bahan aluminium yang lebih keras dan implementasi dari teknologi terbaru Force Touch.

Dalam Apple Watch, teknologi Force Touch memungkinkan perangkat bisa membedakan tekanan saat menyentuh layar. Kuo melanjutkan, Apple akan masih mengimplementasikan teknologi Force Touch itu pada iPhone 7.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill