Connect With Us

Pendapatan LINE Lebih Tinggi Ketimbang WhatsApp

EYD | Kamis, 22 Oktober 2015 | 11:21

Logo LINE dan WhatsApp (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Sudah bukan rahasia lagi bahwa LINE dan WhatsApp merupakan dua aplikasi pesan instan yang bersaing ketat. Meski WhatsApp kini memiliki pengguna terbanyak di dunia, ternyata LINE mampu mengeruk pendapatan terbanyak.

Perusahaan Activate belum lama ini menjelaskan bahwa perusahaan seperti Kakao Talk dan Line bisa mendapatkan penghasilan paling tidak USD4,24 (per user) dan USD3,16 (per user). Sementara WhatsApp yang punya pengguna terbanyak hanya mampu mendapatkan 6 cent (sen) per user.

Ini artinya, LINE yang punya 200 juta pengguna mampu menghasilkan total USD632 miliar. Sedangkan WhatsApp yang punya 900 juta pengguna aktif, hanya menuai uang USD54 miliar.

Model bisnis dari kedua pesan instan ini yang menjadi letak perbedaan besar penghasilan. Pengguna WhatsApp hanya perlu melakukan pembayaran tahunan, sedangkan LINE menjual berbagai macam konten baik stiker, aplikasi, game dan banyak lagi lainnya.

Namun, bukan berarti Facebook tak pernah mencoba hal serupa untuk kompetitornya. Sayang, stiker yang awalnya dijual akhirnya disediakan secara gratis oleh mereka.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

BANTEN
PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill