Connect With Us

Harga Redmi Note 3 RAM 3 GB cuma Rp2 Jutaan, Mau?

EYD | Selasa, 24 November 2015 | 08:13

Redmi Note 3 RAM 3 hanya dibanderol dengan harga Rp2 Jutaan. (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Xiaomi lagi-lagi bikin gebrakan. Redmi Note 3 yang mengusung bodi metal, punya fitur sidik jari, dan dibekali RAM 3 GB dibanderol oleh produsen China ini dengan harga yang terbilang sangat menggiurkan.

Redmi Note 3 ditawarkan dalam dua varian berdasarkan besaran RAM, yakni yang berkapasitas 2 GB dan 3 GB. Redmi Note 3 versi RAM 2 GB masih dipatok tak jauh berbeda dengan Redmi Note 2 yang berada di angka Rp1,9 jutaan, tepatnya adalah 899 yuan.

Yang menarik adalah versi RAM 3 GB. Biasanya penggunaan RAM sebesar itu hanya ditemui di ponsel-ponsel kelas atas yang praktis punya harga selangit. Di sinilah gebrakan Xiaomi, ponsel RAM 3 GB benar-benar dibawa ke segmen menengah bawah oleh produsen asal Negeri Tirai Bambu tersebut.

Lantas berapa harga Redmi Note 3 versi RAM 3 GB? Dengan kelebihan yang dimilikinya itu, tak disangka kalau Xiaomi hanya membanderolnya sebesar 1.099 yuan atau sekitar Rp2,3 juta. Harga tersebut memang hanya untuk pasar China, namun kalau berkaca dari kebiasaan Xiaomi selama ini kemungkinan harga Redmi Note 3 di negara lainnya seperti Indonesia tak akan jauh berbeda. Kalaupun ada peningkatan, selisihnya sangat kecil.

Banderol yang ditawarkan Redmi Note versi RAM 3 GB ini juga memastikan perangkat ini sebagai ponsel dengan RAM 3 GB termurah yang ada di pasaran saat ini.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill