Connect With Us

Microsoft Nyatakan 'Perang' dengan Apple

EYD | Rabu, 7 Oktober 2015 | 16:43

Microsoft meluncurkan produk baru. Itu menjadi pertanda adanya persaingan ketat diantara Microsoft dengan Apple. (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Tak heran apabila Microsoft terus menyuarakan ‘perang’ kepada pesaingnya, Apple. Apalagi, setelah Microsoft memperkenalkan deretan produk terbaru, salah satunya adalah Surface Book pada Selasa (6/10).

Dengan resmi diluncurkannya Surface Book, maka ini menjadi pertanda laptop tersebut bakal menjadi saingan berat MacBook Air yang merupakan produk dari Apple. Tak hanya membidik MacBook Air sebagai pesaingnya, Surface Book juga mengincar mitra industri PC milik Microsoft sendiri. "Kami membuat kemajuan besar terhadap aspirasi kami bersama Anda di Januari," ucap Satya Nadella, CEO Microsoft. "Perpindahan orang dari yang membutuhkan Windows, untuk memilih Windows, hingga untuk mencintai Windows," sambungnya.

Yang jelas, Surface Book memiliki layar yang bisa dilepas sehingga memungkinkan untuk digunakan sebagai tablet. Laptop teranyar dari Microsoft ini dilengkapi dengan dimensi seluas 13,5 inci dan memiliki kerapatan piksel 267ppi. Surface Book mampu tampil jauh berbeda dari MacBook. Microsoft sendiri sempat mengatakan kalau Surface Book diperuntukkan untuk pengguna yang ingin layar lebih besar dan memiliki pengalaman mengetik seperti dari laptop.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill