Connect With Us

Mangkuk Ayam Jago Jadi Google Doodle, Simak Penyebabnya

Fahrul Dwi Putra | Senin, 12 September 2022 | 12:32

Tangkapan layar Google. (Google / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Google Doodle menampilkan mangkuk ayam jago atau di kalangan internasional dikenal dengan Rooster Bowl pada edisi hari ini, Senin, 12 September 2022.

Ayam jago dalam mangkuk memang sangat terkenal di Indonesia. Ikonik mangkuk ayam jago ini biasanya mudah ditemui di warung-warung bakso maupun mi ayam.

Bukan tanpa alasan Google Doodle menampilkan edisi mangkuk ayam jago. Ternyata penyebabnya adalah Google sedang merayakan hari peringatan mangkuk ayam jago yang sudah didaftarkan pemerintah Thailand sebagai produk tanda geografis dari wilayah tersebut pada 2013 lalu.

"Doodle hari ini merayakan Lampang Rooster Bowl yang ikonik, desain peralatan makan tradisional yang menampilkan ayam jago berekor hitam dengan bunga peony dan daun pisang," tulis Google, dikutip dari situs resminya, Senin, 12 September 2022. 

Meski didaftarkan pemerintah Thailand karena terindikasi sebagai produk dari Provinsi Lampang di Thailand, menurut Google mangkuk ayam jago ini sebenarnya berasal dari Tiongkok.

Oleh sebab itu, desain mangkuk ini menyebar luas ke dataran Asia sampai Indonesia yang masih terus digunakan hingga sekarang.

Melansir dari National Geographic, keberadaan mangkuk ayam jago tersebut bermula pada masa Dinasti Ming periode pemerintahan Kaisar Chenghua (1465-1487). 

Saat itu, Kaisar memesan empat buah cawan bergambar ayam jago, ayam betina, dan anak ayam dengan menggunakan teknik doucai pada perajin keramik khusus kekaisaran di daerah Jingdezhen (Provinsi Jiangxi).

Cawan-cawan tersebut ternyata disukai para Kaisar  seperti Kaisar Wanli (memerintah tahun 1572-1620) dan Kaisar Kangxi (memerintah tahun 1661-1722) dari Dinasti Qing yang tanpa ragu mematok harga mahal.

Kemudian pada masa Dinasti Qing, mangkuk ayam jago tersebut mulai diproduksi secara massal dan dapat dipakai masyarakat kelas menengah ke bawah. Lantaran mangkuk dengan motif lainnya jauh lebih mahal.

Penyebaran mangkuk ayam jago ini ke berbagai penjuru Asia dimulai sekitar abad ke-20, dibawa dari Provinsi Guangdong oleh para perantau.

Kini cawan-cawan yang ada di zaman kekaisaran menjadi buruan para kolektor barang antik dari seluruh dunia bahkan harga tertingginya pernah dilelang mencapai 36,3 juta dollar AS.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

NASIONAL
Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Kamis, 23 April 2026 | 09:24

Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

WISATA
Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Jumat, 17 April 2026 | 09:48

Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill