Connect With Us

Mudah, Cara Kompres Foto Tanpa Aplikasi Tapi Hasil Tetap Jernih

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 9 Februari 2023 | 18:32

Ilustrasi kompres foto tanpa aplikasi. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kompres foto bertujuan untuk memperkecil ukuran foto agar lebih efisien.

Sebab, selain lebih menghemat penyimpanan perangkat, terkadang pada momen tertentu membutuhkan ukuran file foto yang kecil tidak lebih dari 1 MB seperti formulir lowongan kerja online, sehingga perlu untuk dikompres foto terlebih dahulu.

Untuk melakukan kompres foto tidaklah sulit dan tanpa memerlukan aplikasi tambahan lainnya, cukup menggunakan browser kesayangan yang sudah terinstal.

Namun, saat melakukan kompres foto, resolusinya ikut berkurang sehingga kualitas foto menjadi lebih buram.

Berikut cara kompres foto dengan hasil kurang dari 1 MB tanpa aplikasi tambahan, namun hasilnya tetap jernih seperti dikutip dari kanal Youtube KUSNENDAR, Kamis 9 Februari 2023.

1. Siapkan foto yang ingin dikompres.

2. Buka browser kesayangan Anda, dan kunjungin situs 11zon.com. 

3. Pilih menu tiga garis yang berada di pojok kiri atas situs.

4. Klik menu "Compressor", kemudian pilih Compress JPEG.

5. Pilih "Select Image" dan masukkan foto yang ingin dikompres.

6. Sesuaikan Compression Level dengan batas maksimal 200 KB agar resolusi foto tidak pecah.

7. Terakhir, klik tombol "Download" untuk mengunduh hasil foto.

 

Demikian informasi mengenai kompres foto tanpa menggunakan aplikasi dengan hasil yang tetap jernih.

NASIONAL
Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Minggu, 27 September 2026 | 20:40

Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna yang dinilai terdapat relasi kuasa di dalamnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill