Connect With Us

Warga Sukamulya Tangerang Berhasil Pamerkan Inovasi Teknologi Tingkat Nasional

Tim TangerangNews.com | Selasa, 14 September 2021 | 08:55

Warga Sukamulya Kab. Tangerang sukses memamerkan inovasi alat di tingkat nasional. (@TangerangNews / Diskominfo Kabupaten Tangerang)

TANGERANGNEWS.com–Pada perhelatan lomba Teknologi Tepat Guna Unggulan Tingkat Nasional XXII tahun 2021 yang dilakukan secara virtual, Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, memamerkan alat ciptaanya yakni penghasil BBM, gas dan listrik, di Aula kantor kecamatan setempat, Kamis pekan lalu. 

Alat yang sebelumnya menjuarai lomba teknologi tepat guna tingkat Provinsi Banten pada Juli 2021 itu, diketahui dapat menghasilkan BBM, sejenis solar, minyak tanah, bensin, gas, dan listrik dari sampah plastik.

Ketua Posyantek Sukamulya Tosim menuturkan setelah menjuarai lomba teknologi pada tingkat Banten, alat penghasil BBM tersebut sudah mengalami pengembangan. “Alat tersebut sudah dikembangkan di antaranya sudah dipasangnya alarm. Jadi apabila tungku pembakaran plastik sudah mencapai suhu 250 derajat celcius, maka alarm akan menyala,” ujarnya di Kabupaten Tangerang, Senin, 13 September 2021, dikutip dari Diskominfo Kab. Tangerang.

Menurut Tosim, alat tersebut dapat menghasilkan satu liter BBM dari satu kilogram sampah plastik yang dimasukkan kedalam tungku pembakaran alatnya.

“Seperti tidak masuk akal. Bahkan juri penilai pun sempat tidak percaya. Ditambah lagi, alat ini bisa menghasilkan listrik mencapai 250 volt,” ungkap dia.

Tosim berharap pemerintah pusat melalui kementerian terkait dapat mengembangkan alat ciptaan pihaknya agar sampah plastik dapat menghasilkan barang baru berupa BBM dan gas.

Sementara itu, Camat Sukamulya Yati Nurulhayat mengungkapkan rasa bangganya terhadap alat ciptaan warganya tersebut.

“Selain menghasilkan energi baru dari sampah plastik, hasil sampah pembakaran dari alat tersebut dapat dijadikan pupuk sesuai yang disampaikan oleh Saadudin, penciptanya,” ujar Yati.

Ia pun berharap alat penghasil BBM ciptaan Saadudin tersebut dapat dikembangkan nantinya dengan menguji sejumlah BBM dan gas yang dihasilkan dari alat tersebut pada laboratorium.

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

SPORT
Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:55

Timnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill