KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 35 persen generasi z (Gen Z) dengan rentang usia di bawah 24 tahun mengakses internet lebih dari enam jam.
Hal ini berdasarkan data dari Kementerian Kominfo dalam laporan survei Status Literasi Digital di Indonesia 2022 yang mencatat pola perilaku masyaraka dalam berinternet, termasuk durasi penggunaan.
Dari data tersebut sebagian besar Gen Z mengakses internet lebih dari enam jam, kemudian 21 persen empat sampai enam jam, lalu 24 persen dua sampai empat jam dikutip dari @indonesiabaik.id, Selasa, 2 Mei 2023.
Sedangkan, 17 persen Gen Z mengakses internet sebanyak satu sampai dua jam, sementara kurang dari satu jam hanya 4 persen.
Tidak mau kalah, Gen Y atau milenial dengan rentang usia 24 sampai 39 tahun berada di urutan kedua dengan jumlah 26 persen pengakses internet lebih dari enam jam.
Sebanyak 17 persen mengakses selama empat sampai enam jam, kemudian 25 persen dua hingga empat jam dan 24 persen satu sampai dua jam serta 8 persen kurang dari satu jam.
Untuk Gen X (usia 40 sampai 55 tahun) dan Boomers (lebih dari 55 tahun) masing-masing hanya 19 persen mengakses internet, empat sampai enam jam 14 persen, 24 persen dua hingga empat jam, satu sampai dua jam 29 persen, dan kurang dari satu jam sebanyak 15 persen.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGDi tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews