Connect With Us

Keluarga Terkejut Korban Tewas Bantu Pekerja Kabel Internet di Perum Taman Royal Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 7 Oktober 2021 | 16:10

Tiga pekerja tewas dalam diduga tersetrum kabel internet saat melakukan perbaikan di gorong-gorong Perumahan Taman Royal, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis 7 Oktober 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Tiga pekerja tewas saat melakukan perbaikan kabel internet di gorong-gorong Perumahan Taman Royal, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis 7 Oktober 2021 siang.

Ketiga korban itu bernama Andika, 27, dan Aditya, 20, yang merupakan pekerja kabel internet, sedangkan Fandi, 33, merupakan pekerja galon isi ulang di dekat lokasi kejadian.

Ujang, keluarga Faidi atau biasa dipanggil Agung yang merupakan salah satu korban tewas tersebut mengaku terkejut.

Ia terkejut ketika mendengar kabar kalau Agung tewas saat membantu dua pekerja perbaikan kabel internet yang meminta tolong.

"Saya awalnya kaget dapat informasi ini. Jadi dia (Agung) lagi di kios isi ulang galon, terus bantuin pekerja yang minta tolong," ungkapnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca Juga :

Menurutnya, Agung merupakan sosok yang ulet dan kerap membantu orang lain yang berada di sekitarnya ketika mendengar permintaan tolong.

"Dia memang orangnya rajin, open (sering bantu orang). Kesehariannya kerja di isi ulang galon," katanya.

Ujang menambahkan, keluarga sangat kehilangan Agung yang tercatat berdomisili di Jalan Ridan, Cipondoh.

Sebelumnya, Kapolsek Cipondoh Kompol Ubaidillah mengatakan, dugaan sementara tewasnya tiga korban itu karena menghirup uap gas alam yang berasal dari gorong-gorong.

"Korbannya ada tiga. Ya tadi kemungkinan ada gas yang diakibatkan dari air yang menguap dari comberan karena kita kordinasi dengan Pak Lurah tadi juga sudah lama memang enggak dibuka gorong-gorong ini," ungkapnya.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill