Connect With Us

Cara Menghasilkan Uang dari Aplikasi Cashback dan Tugas Mikro

Redaksi | Senin, 29 Mei 2023 | 13:09

Ilustrasi mencari penghasilan tambahan lewat gadget. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Aplikasi cashback dan tugas mikro merupakan dua kategori aplikasi yang menawarkan peluang untuk menghasilkan uang. Dengan sedikit kreativitas dan strategi, Anda dapat memanfaatkan peluang ini untuk menambah pendapatan. 

Berikut adalah beberapa cara menghasilkan uang dari aplikasi penghasil uang cashback dan tugas mikro:

1. Aplikasi Cashback: Mengoptimalkan Pengeluaran

Aplikasi cashback, seperti Rakuten, Swagbucks, dan Dosh, memberikan pengembalian uang (cashback) atas pembelian yang Anda lakukan melalui aplikasi mereka. Cara kerja aplikasi cashback cukup sederhana: Anda berbelanja seperti biasa, dan sebagian dari pengeluaran Anda dikembalikan dalam bentuk uang.

Untuk memaksimalkan penghasilan dari aplikasi cashback, berikut beberapa langkah yang dapat diambil yang kami kutip dari vantage.id:

  • Gunakan untuk Pengeluaran Rutin: Memaksimalkan penggunaan aplikasi cashback untuk pembelian rutin seperti bahan makanan, bensin, dan pakaian. Ini akan membantu Anda mendapatkan cashback secara konsisten.
  • Manfaatkan Penawaran Khusus: Banyak aplikasi cashback menawarkan penawaran khusus atau bonus untuk pembelian tertentu. Pantau penawaran ini dan manfaatkan jika cocok dengan kebutuhan Anda.
  • Gabungkan dengan Kartu Kredit Cashback: Jika Anda memiliki kartu kredit yang menawarkan cashback, cobalah gabungkan dengan aplikasi cashback untuk mendapatkan pengembalian yang lebih besar.

2. Tugas Mikro: Mengerjakan Tugas Sederhana untuk Uang

Aplikasi tugas mikro, seperti TaskRabbit, Amazon Mechanical Turk, dan Field Agent, membayar Anda untuk melakukan tugas sederhana atau 'microtasks'. Tugas-tugas ini bisa berupa apa saja, mulai dari menjawab survei, mengecek penampilan toko, hingga melakukan pekerjaan kecil di rumah orang lain.

Berikut adalah beberapa cara untuk memaksimalkan penghasilan dari aplikasi tugas mikro:

  • Pilih Tugas yang Sesuai: Pilih tugas yang sesuai dengan keahlian dan minat Anda. Misalnya, jika Anda mahir dalam penulisan, carilah tugas yang terkait dengan penulisan.
  • Kerjakan Tugas Secara Efisien: Jika Anda dapat menyelesaikan tugas dengan cepat dan efisien, Anda akan mampu menyelesaikan lebih banyak tugas dan dengan demikian menghasilkan lebih banyak uang.
  • Pertimbangkan Waktu dan Biaya: Sebelum menerima tugas, pastikan bahwa upah yang ditawarkan layak untuk waktu dan biaya yang Anda keluarkan.

Baik aplikasi cashback maupun tugas mikro menawarkan peluang untuk mendapatkan uang tambahan dengan relatif sedikit usaha. Yang paling penting adalah selalu mencari cara untuk memaksimalkan penghasilan Anda dan menggunakannya dengan bijaksana. Selamat mencoba!

BANDARA
Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Senin, 12 Januari 2026 | 20:59

Cuaca buruk berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak pagi hari ini memicu gangguan besar pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Senin 12 Januari 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill