Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com- Beredar video yang memperlihatkan tumpukan uang jenis lama yang sedang dihitung oleh sejumlah warga.
Diketahui uang-uang tersebut milik seorang kakek yang berasal dari Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.
Dalam video unggahan @netizenserang, tampak uang tersebut dihitung oleh keluarga si kakek dan beberapa tetangga yang ikut membantu.
Pasalnya, koleksi uang-uang tersebut sangatlah banyak sehingga membutuhkan waktu lama untuk memastikan jumlahnya.
Terlihat uang yang sudah dihitung dimasukkan ke dalam beberapa kantong plastik lalu dikumpulkan menggunakan karung.
Pihak keluarga menyatakan baru mengetahui koleksi uang jaman dahulu (jadul) tersebut usai sang kakek yang sedang dalam kondisi sakit memberi tahu tabungan miliknya itu.
Unggahan koleksi uang-uang jadul milik kakek asal Serang pun menuai beragam reaksi dari warganet.
"Ngumpulin nya dr dlu bgt, soale ada uang2 pecahan lama nya. Gpp, bisa dituker ke bank itu... tp salut lah, gak dimakan rayap," tulis warganet dikutip Rabu, 26 April 2023.
"Kudunya mah ditabung dal bentuk emas, karunya duitne inflasi," tulis warganet.
"Duit jadulnya masih rapih banget . Buat koleksi dan seserahan mau," tulis warganet.
"uangnya masih uang dulu masih diburu kolektor," tulis warganet.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGPaket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews