Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANGNEWS.com- Beredar nomor yang mengatasnamakan asisten dari Wali Kota Tangerang, Esa Habi Nugraha meminta sumbangan untuk renovasi masjid.
Dalam unggahan dari akun Instagram resmi Humas Kota Tangerang, oknum tidak bertanggung jawab itu menggunakan nomor 0821 8179 3610, lengkap dengan foto profil dari asisten Wali Kota.
Modusnya ialah meminta sumbangan untuk merenovasi masjid maupun kegiatan-kegiatan lainnya.
"Terdapat oknum tidak bertanggung jawab mengatasnamakan asisten Wali Kota H Arief R Wismansyah dan mengirimkan pesan sumbangan renovasi masjid, dan sebagainya," tulis akun Humas Kota Tangerang dikutip Minggu, 30 Juli 2023.
Oleh karena itu, Pemkot Tangerang mengimbau agar masyarakat waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan pihak-pihak tertentu.
Bahkan, masyarakat diminta untuk tidak segan melakukan report terhadap akun-akun modus penipuan tersebut.
"Jika mendapatkan pesan dari akun tersebut dan meminta sejumlah uang atau melaksanakan tindak penipuan, mohon abaikan atau report akun tersebut," tambahnya.
Adapun untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap nomor-nomor tidak dikenal yang mengatasnamakan pihak-pihak lain dapat dicegah dengan menggunakan aplikasi untuk mengakses nama yang disematkan terhadap nomor tersebut, seperti salah satunya memakai aplikasi Get Contact.
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Memasuki musim liburan sekolah, Hotel Episode Gading Serpong kembali menghadirkan program tahunan unggulannya.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews