Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com-Aksi istri dari pendiri Grab Anthony Tan, yakni Chloe Tong yang membuat postingan di media sosial, berisi dukungan untuk Israel, membuat geram netizen.
Dalam Instagram pribadinya, yaitu @chloetong, Chloe menulis di instastory bahwa dirinya merasa sangat patah hati terkait konflik yang terjadi di negara tersebut.
Ia juga mengaku sangat mencintai Israel karena salah satu destinasi berlibur paling favorit bagi keluarganya.
"Hatiku sangat sakit dan aku belum mengatakan apapun karena aku kehabisan kata. Aku merasa sangat mencintai Israel tahun ini. Aku menyimpannya untuk diriku sendiri, hanya melihat video dan berdoa, aku bertanya-tanya mengapa" tulisnya, seperti dilansir dari Suara Merdeka, Minggu 5 November 2023.
Terang saja unggahan dukungan untuk Israel itu langsung viral dan mengundang emosi warganet.
Banyak dari mereka yang mengancam akan memblokir aplikasi grab, karena Chloe Tong dianggap mendukung genosida yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza.
Tak hanya akun Chloe Thing, bahkan akun instagram @grabid atau grab Indonesia juga tidak luput dari sasaran.
“Maaf grab, kami hapus kalian," tulis salah satu netizen.
"CEO bawa bencana untuk bisnisnya sendiri," tambah netizen lain.
"Kasian ini gara-gara CEO grab sendiri, ga mikirin dampak ke lingkungan luas dan mitranya," tulis lainnya.
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGMemulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews