Connect With Us

TP-Link Kenalkan Solusi Jaringan dan Pengawasan Terintegrasi Terbaru di APAC Enterprise Partner Summit 2024 Bangkok

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 5 Juli 2024 | 22:18

TP-Link APAC Enterprise Partner Summit di Bangkok, Thailand, 28 Juni 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejak dikembangkan pada awal 2000-an artificial intelligence (AI) atau AI yang awalnya hanya sebuah konsep saat ini telah merambah berbagai sektor industri.

Begitu juga dengan cloud yang pada 1950-an hanya berupa konsep, saat ini telah ditemukan di berbagai perangkat keras (hardware) modern. 

Menurut riset Fortune Business Insights dalam laporannya yang berjudul Cloud AI Market Size, Share & Growth Analysis Report, nilai pasar cloud AI pada 2030 diprediksi tumbuh sebesar USD 397,81 miliar, dengan laju pertumbuhan tahunan gabungan atau Compound Annual Growth Rate (CAGR) sekitar 30,9 persen dalam kurun waktu 2023-2030.

Laporan ini juga menjelaskan, pertumbuhan cloud AI dipengaruhi beberapa faktor, seperti adopsi pertumbuhan AI dan machine learning untuk berbagai macam industri. 

Vice President TP-Link Asia Pasifik Brian Donng menyampaikan bahwa peningkatan permintaan AI dan cloud turut andil dalam mendongkrak tingginya kebutuhan perangkat jaringan yang memiliki performa tinggi, kualitas yang baik, serta keamanan yang terintegrasi untuk perusahaan.

“Dalam tiga tahun ke depan, pasar jaringan dan keamanan di wilayah Asia Pasifik diproyeksikan tumbuh sebesar 20 persen per tahun. Untuk itu, TP-Link melalui sub-brand Omada dan VIGI meluncurkan sejumlah produk terbaru untuk berbagai industri,” kata Brian saat TP-Link APAC Enterprise Partner Summit di Bangkok, Thailand, 28 Juni 2024 lalu. 

Acara ini dihadiri oleh 800 klien dan mitra dari 18 negara dan regional, termasuk Indonesia, Jepang, Korea Selatan dan Malaysia.

TP-Link memperkenalan dan memerkan solusi jaringan dan pengawasan terintegrasi untuk pendidikan, Ethernet hotel, GPON hotel, lingkungan luar ruangan, toko retail, dan berbagai industri vertikal di area pamerannya.

Solusi Jaringan Bisnis Omada yang diperkenalkan mencakup produk kelas perusahaan seperti solusi Wi-Fi 7 multi-skenario, Omada Industrial, Omada Essential serta aplikasi Omada Navi dan  Omada Network Designer untuk Installer dan SI. 

Solusi Pengawasan VIGI hadir dengan seri produk InSight yang baru dan software VIGI VMS (Video Management System) yang akan di luncurkan bulan Juli.

Acara ini juga menampilkan presentasi mendalam dari para ahli industri seperti Qualcomm, Infinity, dan Jnets, membahas penerapan terbaru dalam jaringan dan pengawasan.

“Di era transformasi digital, TP-Link berkomitmen untuk selalu menyediakan produk berkualitas tinggi, dapat diandalkan, fleksibel, dan efisien. Kami secara konsisten menghadirkan hardware dan software canggih untuk memenuhi kebutuhan jaringan dan keamanan, mendukung mitra kami di setiap industrinya,” pungkas Brian.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

NASIONAL
Ini Bacaan Doa Mustajab di Malam 27 Rajab Isra Mi'raj 

Ini Bacaan Doa Mustajab di Malam 27 Rajab Isra Mi'raj 

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:36

Di antara amalan yang dianjurkan pada bukan Rajab, khususnya bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj, adalah memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill