Connect With Us

PT Pos Luncurkan Prangko NFT Pertama di Indonesia, Bisa Jadi Investasi

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 27 September 2024 | 21:13

Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria saat peluncuran perangko NFT di Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jumat 27 September 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-PT Pos Indonesia (Persero) meluncurkan prangko pertama tema Non-Fungible Token (NFT) Seri Art Mural Cenderawasih.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria menandatangani Sampul Hari Pertama (SHP) bertepatan dengan peringatan Hari Bhakti Postel ke-79.

Nezar Patria mendorong PosIND mengembangkan inovasi sebagai bagian dari upaya adaptasi dalam era ekonomi digital.

"Ini salah satu terobosan PT Pos Indonesia dengan membuat prangko NFT dan saya kira menjadi salah satu langkah awal memasuki ekonomi digital," ujarnya di Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jumat 27/ September 2024.

Ia mengharapkan PosIND terus mengembagkan terobosan lain sesuai dengan pertumbuhan industri di bidang teknologi digital.

"Kita harapkan dengan terobosan ini, PT Pos Indonesia juga membuat terobosan-terobosan lain, yang bisa align sesuai dengan pertumbuhan industri yang sekarang sarat dengan teknologi digital," ungkapnya.

Direktur PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan prangko NFT merupakan barang koleksi digital yang mudah dimiliki oleh semua orang. Bahkan bagi filatelis bisa menjadi investasi yang menguntungkan.

"NFT stamp ini lebih positioning-nya di collectible items ya, jadi benda-benda yang dikoleksi dan harganya akan naik terus, dan lebih mudah dimiliki oleh seluruh penduduk dunia," jelasnya.

Ia menjelaskan peluncuran prangko NFT pertama ini menjadikan Indonesia sebagai negara ketiga di Asia Tenggara yang memiliki prangko NFT setelah Thailand dan Malaysia.

“Kehadiran prangko NFT akan memudahkan transaksi jual beli prangko antarfilatelis karena transaksi dilakukan di dalam platform blockchain,” tandasnya.

Selain prangko NFT, PT Pos juga menerbitkan prangko seri ini dalam bentuk fisik sehingga pembeli akan mendapatkan prangko, baik dalam versi fisik, maupun digital.

Faizal berharap kemudahan ini mendorong generasi muda untuk kembali menggemari hobi filateli dengan berbagai kemudahan yang dimiliki.

"Ini twin ya, jadi NFT stamp ini ada physical stamp dan digital stampnya," katanya.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

NASIONAL
Puluhan Tahun Mengabdi, 43 Karyawan Mayora Diberangkatkan Umroh

Puluhan Tahun Mengabdi, 43 Karyawan Mayora Diberangkatkan Umroh

Jumat, 11 September 2026 | 18:03

Mayora Group kembali memberangkatkan karyawannya untuk menunaikan ibadah umroh sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas dan dedikasi selama bekerja di perusahaan.

TANGSEL
TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

Kamis, 10 September 2026 | 22:32

Gunungan sampah terlihat memenuhi salah satu area pemrosesan akhir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sejumlah kendaraan pengangkut sampah dan alat berat masih beraktivitas di sekitar tumpukan tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill