Connect With Us

Tak Ada Kantor X di Indonesia, Komdigi Desak Elon Musk

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 26 November 2024 | 10:51

Ilustrasi aplikasi X milik Elon Musk. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Aplikasi X, atau sebelumnya dikenal sebagai Twitter, saat ini menjadi satu-satunya platform media sosial besar yang beroperasi di Indonesia tanpa memiliki kantor perwakilan resmi di dalam negeri. 

Menanggapi ini, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendesak perusahaan milik Elon Musk tersebut untuk segera mendirikan kantor di Indonesia.  

"Kan X enggak punya kantor di Indonesia nih. Ayo X juga datang (buka kantor) ke sini," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komdigi Prabu Revolusi, dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa, 26 November 2024.

Prabu menjelaskan, kehadiran kantor perwakilan merupakan bentuk tanggung jawab terhadap konten yang tersebar di platform tersebut. Saat ini, semua platform digital yang beroperasi di Indonesia, selain X, telah berkomitmen untuk menjaga ruang digital, terlebih menjelang Pilkada Serentak pada 27 November 2024.  

"Pastikan bahwa Anda semua bertanggung jawab atas informasi yang ada di atas platform Anda sendiri," tegasnya.

Menurutny, hal ini dilakukan agar memastikan bahwa platform seperti X dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga ruang digital di Indonesia, terutama di tengah meningkatnya potensi penyebaran hoax dan ujaran kebencian menjelang Pilkada.  

Misalnya saja, lanjut Prabu, sebagai upaya mempromosikan literasi digital Komdigi telah bekerja sama dengan berbagai platform media sosial lainnya, seperti Snack Video, untuk menghadirkan konten positif yang mendidik masyarakat tentang Pilkada. 

Konten ini diharapkan dapat membantu pengguna menghindari berita palsu, ujaran kebencian, serta konten negatif lainnya.  

"Kalau platform yang lain, ini ada teman-teman kan, TikTok, Meta, YouTube, kalau boleh harus X juga datang ke sini juga gitu," pungkas Prabu.  

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
10 Ribu Karyawan di Banten di-PHK, Kemnaker Ungkap Penyebabnya

10 Ribu Karyawan di Banten di-PHK, Kemnaker Ungkap Penyebabnya

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:30

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat lonjakan pemutusan hubungan kerja sepanjang 2025 yang mencapai lebih dari 88 ribu orang secara nasional. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 77 ribu pekerja.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

NASIONAL
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:48

Hingga memasuki awal tahun 2026, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di banyak wilayah Indonesia. Kondisi cuaca basah yang berkepanjangan ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan memicu kekhawatiran terhadap risiko banjir

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill