Connect With Us

Jangan Sampai Kena, Ini Tanda WhatsApp Disadap dan Cara Mengatasinya

Fahrul Dwi Putra | Senin, 28 Juli 2025 | 09:46

Ilustrasi WhatsApp. (@TangerangNews / Shutterstock)

TANGERANGNEWS.com- Seiring berkembangnya teknologi, praktik peretasan atau pembajakan semakin marak terjadi, termasuk menyasar aplikasi WhatsApp. 

Aplikasi perpesanan yang umum digunakan masyarakat ini kini juga kerap dimanfaatkan untuk menerima kode OTP dari berbagai layanan, mulai dari belanja online hingga transaksi keuangan, sehingga potensi penyalahgunaan sangat berbahaya.

Berbagai modus penyadapan bisa dilakukan oleh pelaku, mulai dari mengirim malware, memasang aplikasi pihak ketiga, hingga memanfaatkan fitur WhatsApp Web. Karena itu, penting mengenali tanda-tanda akun WhatsApp yang telah disadap dan bagaimana cara mengatasinya.

Tanda WhatsApp Disadap

Menteri Kominfo memang belum mengeluarkan imbauan khusus soal ini, namun secara umum, tanda-tanda WhatsApp yang telah disusupi bisa dikenali dengan cukup jelas. Berikut di antaranya:

Salah satu indikator awal adalah adanya kode OTP (One Time Password) yang tiba-tiba dikirim melalui SMS tanpa diminta. 

Ini menunjukkan ada pihak lain yang sedang mencoba masuk ke akun WhatsApp. Jangan pernah membagikan kode OTP ini ke siapa pun.

Ciri lainnya adalah akun WhatsApp tiba-tiba keluar dengan sendirinya. Kondisi ini biasanya terjadi saat ada perangkat lain yang berhasil login menggunakan akun tersebut. 

Untuk memastikan, pengguna bisa mengecek daftar perangkat yang terhubung melalui menu WhatsApp Web.

Jika pesan yang belum dibaca tiba-tiba terbuka atau bahkan terkirim sendiri tanpa Anda merasa mengetik atau mengirimnya, itu juga patut dicurigai. 

Selain itu, munculnya status baru yang bukan dibuat oleh Anda sendiri, atau adanya riwayat panggilan yang tak Anda lakukan, menandakan adanya pihak asing yang mengakses akun Anda.

Cara Pencegahan dan Solusi Jika WhatsApp Disadap

Sebelum kejadian buruk terjadi, pengguna disarankan untuk mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah. Fitur ini akan menambahkan lapisan keamanan ekstra dan mencegah peretas masuk hanya dengan kode OTP.

Berikut cara mengaktifkan verifikasi dua langkah:

  • Tekan ikon tiga titik di kanan atas aplikasi
  • Masuk ke Settings, lalu pilih Account dan tekan Two-Step Verification
  • Klik Enable
  • Masukkan enam digit kode PIN
  • Tambahkan alamat email aktif untuk pemulihan jika lupa PIN

Namun jika penyadapan sudah terjadi, berikut tindakan yang bisa segera dilakukan:

  • Pertama, segera laporkan ke WhatsApp dengan mengirim email ke [email protected] dan gunakan subjek "Lost/stolen: please deactivate my account" agar akun bisa segera dinonaktifkan. Jelaskan kronologi dan kapan akun mulai dicurigai dibajak.
  • Setelah itu, instal ulang aplikasi WhatsApp dan lakukan login ulang menggunakan nomor yang sama.
  • Jika masih bisa menerima OTP, Anda bisa memulihkan akun. WhatsApp memberi waktu 30 hari untuk mengaktifkan kembali akun sebelum dihapus permanen.
  • Pengguna juga disarankan mengunci akses WhatsApp dengan fitur keamanan layar seperti sidik jari. Ini bisa dilakukan melalui Settings > Privacy > Screen Lock.
  • Terakhir, biasakan mengecek perangkat mana saja yang terhubung ke akun WhatsApp melalui fitur WhatsApp Web. Jika ada perangkat tak dikenal, segera keluarkan dari daftar login.
KOTA TANGERANG
729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:50

Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill