Connect With Us

Waspada! Foto Diri Bisa Jadi Sasaran Empuk Manipulasi AI Jadi Konten Asusila

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 19 Januari 2026 | 19:04

Ilustrasi manipulasi foto dengan AI. (Gemini AI / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) bagaikan pisau bermata dua.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang baru saja mengeluarkan peringatan keras bagi warga untuk mewaspadai tren penyalahgunaan AI, yang mampu mengubah foto biasa menjadi konten asusila atau pornografi.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany mengungkapkan rekayasa digital ini kian canggih sehingga sulit dibedakan dengan foto aslinya. "Hal ini meningkatkan risiko pencemaran nama baik dan pelanggaran privasi bagi siapa saja," katanya, Senin 19 Januari 2026.

Mugiya mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan mengunggah foto wajah dengan kualitas tinggi (High Definition). Semakin jernih foto Anda, semakin mudah mesin AI bekerja melakukan manipulasi.

"Jangan anggap remeh unggahan foto wajah berkualitas HD. Teknologi AI bekerja optimal pada foto jernih. Gunakanlah filter atau ambil foto dari jarak jauh demi keamanan privasi," tegas Mugiya.

 

Cara Mengenali Foto Palsu Hasil AI

Meski terlihat nyata, foto hasil manipulasi AI sebenarnya memiliki cacat yang bisa dikenali. Diskominfo membagikan tiga ciri utama yang harus diwaspadai:

1. Sorot Mata & Kulit

Mata biasanya terlihat "mati", tidak fokus, atau memiliki kedipan yang tidak natural. Tekstur kulit pun tampak terlalu mulus seperti plastik.

 

2. Detail Jari & Aksesoris

AI sering gagal merender tangan dengan sempurna. Perhatikan jika jumlah jari lebih atau kurang dari lima, serta bentuk perhiasan yang tidak simetris atau tampak "menembus" kulit.

 

3. Latar Belakang Aneh

Cek pencahayaan yang tidak konsisten dan teks pada pakaian atau benda di sekitar yang biasanya tampak acak dan tidak terbaca.

 

Benteng Pertahanan Digital

Sebagai langkah perlindungan, masyarakat diimbau untuk rutin mengecek pengaturan privasi di media sosial dan mematikan akses pihak ketiga terhadap data pribadi.

Jika Anda meragukan keaslian sebuah gambar, Diskominfo menyarankan penggunaan alat deteksi gratis seperti hivemoderation.com, sightengine.com, atau truemedia.org.

"Mari kita jaga ruang digital Kota Tangerang agar tetap aman dan sehat. Kontrol privasi adalah perlindungan terbaik di era saat ini," tutup Mugiya.

BISNIS
RUPST 2025 Setujui Dividen Rp548 Miliar, PT Aspirasi Hidup Indonesia Catat Rasio Pembagian Tertinggi

RUPST 2025 Setujui Dividen Rp548 Miliar, PT Aspirasi Hidup Indonesia Catat Rasio Pembagian Tertinggi

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) yang menaungi sejumlah merek ritel seperti AZKO, ATARU, Pendopo, NEKA serta Toys Kingdom menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp548,02 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

TANGSEL
Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:19

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai memengaruhi pola pembelian masyarakat di sejumlah SPBU wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill