Connect With Us

Dorce Gamalama Kapok Sedekahi Pengemis

| Senin, 24 Agustus 2009 | 23:52

TANGERANGNEWS- Jumlah pengemis di tanah air terutama ibu kota Jakarta terus saja meningkat. Dorce Gamalama punya pengalaman unik saat menyedekahi pengemis. Ia pun kapok dibuatnya. Sekali waktu, Dorce iseng mengikuti seorang pengemis pulang ke rumahnya. Namun keadaan rumah si pengemis membuat Dorce miris karenanya. "Ternyata di rumahnya ada parabola. Dia punya rumah bagus. Itu yang saya sedihin," ujar Dorce ditemui di studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (24/8). Sejak kejadian tersebut, Dorce jadi pilih-pilih memberi sedekah. Apalagi di bulan Ramadan jumlah pengemis makin bertambah tinggi. "Selalu lihat-lihat dulu lah. Kalau memang orangnya masih mampu dan kelihatan sehat ya kita jangan ngasih karena kalau misalnya dikasih sama aja kita ngajarin males," jelas Dorce. (dtk)
BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill