Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Peringatan turunnya kitab suci Al-Qur'an atau dikenal dengan istilah Nuzulul Qur'an, menjadi pengalaman tersendiri bagi ustadz kondang, K.H Yusuf Mansur.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi penceramah dalam peringatan Nuzulul Qur'an yang diadakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel di Masjid Al-I'tishom, Jalan Maruga Raya, Serua, Ciputat, Rabu (22/5/2019).
Yusuf Mansur menceritakan bahwa Al-Qur'an lah yang membuatnya bisa sampai saat ini. Menurutnya Al-Qur'an sangat luar biasa, yang membuat dirinya bangkit saat terjatuh.
"Kemana-mana saya cerita ini, Saya paling bersyukur diberi Al-Quran," ucapnya saat memberi tausiah.
Menurutnya, dengan membaca Al-Qur'an, dirinya merasa berinteraksi dengan Sang Pencipta. Sehingga membuat hatinya kokoh kembali untuk bangkit dari keterpurukan.
"Gimana rasanya kalo seorang pemimpin mengajak langsung kalian dan bayangkan jika yang mengajak itu tokoh nomor satu dari bidang yang anda suka," jelasnya.
Yusuf menceritakan saat keadaan hidupnya terjatuh dan terbuang dari lingkungan, sampai ketika dirinya terperosok ke dalam penjara.
"Saya ngaji, ternyata Masya Allah. Saya gembira banget. Saya terlempar dari keluarga tak ada keluarga mengakui saya keluarganya dan pas buka Qur'an jadi gede hati saya," tuturnya.
Seketika, kata dia, meneteslah air matanya, merasa bila Qur'an memang dapat membuat hati menjadi kuat.
Ayat yang menceritakan Nabi Adam yang membuat dirinya merasa kuat, kemudian dilanjutkan dengan kisah Nabi lainnya.
"Allah menjamin lewat sabdanya, akan meneguhkan hati kaumnya, serta kisah para Nabi akan dapat menjadi pelajaran dan nasihat bagi kita," ungkapnya.
Oleh karenanya, Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, mengajak kepada khususnya masyarakat Tangsel untuk menjadikan peringatan Nuzulul Qur'an ini menjadi momentum untuk mempelajari lebih dalam isi Al-Qur'an.
"Kita sadar betul, kita memperingati ini sebagai bentuk introspeksi diri. Beberapa dari kita sudah hatam, mari selanjutnya kita mempelajari serta mengetahui dan mengerti isi Al-Qur'an, dan bagaimana kita melaksanakannya," tukasnya.(RAZ/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSelama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.
Pemerintah merancang anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan outlook TKD 2026 yang tercatat Rp696,9 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews