Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Bahtiar Alamsyah, 23 tahun, warga Jalan Jembatan Besi, RT 04/02, Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang yang tewas setelah tertembak dalam aksi demo di kawasan Tanah Abang dikenal rajin beribadah.
Hal itu diungkapkan paman korban, Usman Sanusi yang juga menjabat sebagai Ketua RT 04/02 Kelurahan Poris Gaga. Menurutnya, korban aktif dalam kegiatan keagamaan di masjid lingkungan rumahnya maupun Sanggar Mangulung.
BACA JUGA:
"Keluarga sangat terpukul. Dia orangnya agamis, aktivis masjid, rajin beribadah," ujarnya saat ditemui TangerangNews di kediamannya, Rabu (22/5/2019).
Selain rajin beribadah, sosok korban yang dikenal baik juga disenangi anak-anak di lingkungannya. Kata Usman, korban merupakan karyawan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
"Dia disenangi anak-anak. Dia kerja di Bandara dan dalam waktu dengan akan kuliah," kata Usman yang merupakan alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Ciputat ini.
Sebelumnya, korban tewas setelah tertembak dalam aksi demo ricuh di Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Korban tertembak ketika beristirahat di sebuah masjid. Pelurunya mengenai leher kiri korban. Nyawa korban pun tak tertolong meskipun sempat dievakuasi ke rumah sakit. Kini jenazah korban telah tiba di rumah duka dan disambut haru keluarga.(MRI/RGI)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGWali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews