Connect With Us

Wali Kota Tangsel Gugat Balik Habib Syarif Abdullah

| Selasa, 11 Januari 2011 | 21:05

Eutik Suarta (tangerangnews / dira)

 
TANGERANGNEWS- Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan, Banten,  akan melaporkan balik Sharif Abdullah ke Polda Metro Jaya karena dinilai telah  melakukan pencemaran nama baik dengan membuat laporan palsu.

"Besok rencananya pihak Pemkot akan melaporkan balik Sharif Abdullah ke  Polda karena telah membuat keterangan palsu dan pencemaran nama baik," kata Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan, Eutik Suarta di Tangerang Selasa.
 
   Sebelumnya, pada hari Senin (10/1), Sharif Abdullah melaporkan Penjabat Wali Kota ke Polda Metro Jaya dengan kasus pengeroyokan dan penganiayaan.   Tindakan kekerasan tersebut dilakukan supir wali kota, Wahyudin dan anggota  Patwal. Namun, Sharif Abdullah menuding bila pengeroyokan yang menimpanya, didalangi oleh Penjabat Wali Kota.
    "Semua keterangan Sharif Abdullah yang dimuat media massa lokal dan  keterangannya di Polda, semua tidak benar dengan fakta yang dilapangan. Jadi,  kami akan lakukan gugatan balik," kata Eutik Suarta kepada sejumlah wartawan.

Eutik juga menegaskan, bila kedatangan Sharif untuk meminta bantuan dana  kegiatan syukuran di salah satu masjid di daerah Pamulang. Kemudian, Eutik pun memberikan dana bantuan senilai harga satu ekor kambing. Lalu, Sharif pun keluar ruangan tanpa ada kegaduhan atau kekerasan.
 
"Saya lagi menerima tamu Kepala Dinas Pendidik Dadang Sofyan. Lalu, Pak
Sharif masuk ke ruangan dan meminta bantuan. Saya berikan bantuan dari dana
pribadi saya dan sebelum keluar ruangan, Pak Sharif pun memimpin doa. Jadi,
tidak ada kekerasan apapun," katanya.   
Faisal Andika, petugas keamanan Balaikota yang juga saksi kejadian
mengatakan, peristiwa berawal dari kedatangan Sharif Abdullah menuju ruang wali kota melalui pintu khusus bukan jalur protokoler seperti tamu pada umumnya.

"Pak Sharif langsung masuk ke ruang wali kota tanpa mengisi buku tamu meski
petugas keamanan sudah melerainya agar menunggu," katanya.
    Saat keluar ruangan, kemudian Andika memberikan pengarahan kepada Sharif
agar mengikuti prosedur protokoler ketika ingin menemui wali kota.
  Namun, saran Andika tersebut dibantah oleh Sharif dengan nada tinggi hingga
terdengar kegaduhan. Ketika itu pula, dua petugas lainnya, Wahyudin (Patwal
Dishub) dan Angga (Anggota keamanan) datang untuk meminta Sharif turun dari ruang wali kota.
 
 "Ketika diminta turun, pak Sharif memang sempat menolak sambil meronta -
ronta hingga akhirnya baju pak Sharif robek. Tapi tidak ada kekerasan," katanya.
   
Sharif Abdullah merupakan Wakil Ketua Bidang Organisasi Jamaah dan Ubdiyah
Lembaga Takmir Masjid Nahdatul Ulama, PBNU Pusat. Dihubungi, Sharif menuturkan bila dirinya tidak meminta dana bantuan kepada
wali kota namun hanya saja dirinya memang diberikan uang. Karena, kedatangannya menemui wali kota untuk menanyakan permasalahan sampah yang tidak kunjung selesai.
 
   "Saya memang diberikan uang tetapi hanya sepeser dan tidak besar hingga
mampu membeli seekor kambing," katanya.
    Tak hanya itu, Sharif juga tidak mempersoalkan mengenai gugatan balik wali
kota ke Polda. Dirinya siap bersaksi bila nantinya diperlukan.
    "Silakan saja wali kota melaporkan balik. Semua kejadian saya alami sendiri
dan memang ada penganiayaan," katanya. (rangga zuliansyah)

KAB. TANGERANG
Polisi Ringkus Predator Seksual di Solear Tangerang, Simpan Banyak Foto Anak-anak di Ponsel

Polisi Ringkus Predator Seksual di Solear Tangerang, Simpan Banyak Foto Anak-anak di Ponsel

Senin, 31 Agustus 2026 | 12:21

Polresta Tangerang mengamankan seorang pria berinisial M, 31, warga Kabupaten Lebak, Banten, atas dugaan aksi pencabulan terhadap seorang anak laki-laki berusia 10 tahun di Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 28 Agustus 2026.

TEKNO
Garuda Spark Innovation Hub di BSD City Siap Hubungkan Inovasi Lokal ke Pasar Global

Garuda Spark Innovation Hub di BSD City Siap Hubungkan Inovasi Lokal ke Pasar Global

Senin, 31 Agustus 2026 | 13:02

Guna mengoptimalkan potensi ekonomi digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Sinar Mas Land resmi menghadirkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill