Connect With Us

Artati, Peraih Emas Kejurnas Perti Fokus Cetak Atlet Tapak Suci di Tangerang

Nur Fitriani | Selasa, 1 November 2022 | 22:18

Artati, pengajar senior ilmu bela diri Tapak Suci bersama putra putrinya. (Nur Fitriani / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pengajar bela diri biasanya dominan kaum adam. Tapi tidak dengan Artati, wanita yang akrab dipanggil Ibu Tati.

Wanita asal Bukittinggi, Sumatra Barat, yang tumbuh di Jakarta ini merupakan pengajar senior ilmu bela diri Tapak Suci di Tangerang. 

Dukungan dari kedua orang tuanya, menjadikan dirinya memiliki banyak prestasi di bidang bela diri sejak duduk di bangku sekolah. 

Menurut Tati, pada 1987 ketika ia masih duduk kelas 2 SMA mencoba untuk mengajar bela diri di Jakarta. 

“Karena dulu jarang yang ikut silat. Siapa saja yang sempat untuk mengajar. Loyalitas diutamakan di Tapak Suci,” ujar Tati kepada TangerangNews, Selasa, 1 November 2022.

Tati menceritakan, bahwa ia pernah vakum kurang lebih selama empat tahun di kegiatan Tapak Suci semenjak bekerja dan berumah tangga. Sebab, ia merasa tidak memiliki waktu luang untuk  mengajar bela diri.

Baca juga: Pemuda Tangerang Ini Perkenalkan Yoga Asana Hingga Juara di Fornas

“Batin berontak, di mana ada Tapak Suci di Tangerang,” katanya.

Peraih medali emas dalam kompetisi Kejuaraan Nasional Perguruan Tinggi (Kejurnas Perti) di Kota Malang ini mulai mengajar kembali pada 2011 di salah satu sekolah di Pasar Kemis. 

Pemegang sabuk biru melati dua atau Kader Madya tersebut kini sedang fokus mencetak atlet-atlet bela diri terutama Tapak Suci.

Ia saat ini aktif mengajar di delapan cabang atau sekolah, beberapa pesantren, dan salah satu kampus swasta di Kabupaten Tangerang. 

Baginya, baik laki-laki atau perempuan, belajar bela diri adalah keharusan. Selain untuk melindungi diri dari hal negatif, bela diri juga bisa menjadi bekal.

Lihat juga: Kisah Lingga, Pemuda Tangerang yang Sukses jadi Konten Kreator Dimulai dari Iseng

“Semua tergantung support orang tua, walaupun anak-anak tidak hobi, mereka harus tetap naik tingkat,” ungkap Tati.

Tati terus melatih anak-anak didiknya agar berprestasi dan dapat mandiri dalam membantunya mengajar. 

“Target utama saya, anak-anak bisa bela diri. Kedua, mereka berprestasi. Dan ketiga, menyebarkan kebaikan melalui bela diri,” ungkapnya.

Tidak hanya anak didiknya yang didorong untuk cinta bela diri, putri kandungnya juga mengikuti jejak Tati menjadi atlet bela diri. Mengantarkannya mewakili Tangerang dan Provinsi Banten. 

“Sepertinya, Pendekar Tapak Suci seluruh Banten yang diturunkan ke anak-anaknya, hanya saya,” pungkasnya.

OPINI
Konflik AS–Israel vs Iran: Nuklir, Energi, dan Peta Ulang Kekuatan Global

Konflik AS–Israel vs Iran: Nuklir, Energi, dan Peta Ulang Kekuatan Global

Senin, 2 Maret 2026 | 16:39

Ketegangan di Timur Tengah kembali memasuki fase paling berbahaya ketika serangan udara terkoordinasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel diarahkan ke target strategis di Iran.

HIBURAN
Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15

Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

MANCANEGARA
Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Jumat, 6 Maret 2026 | 09:25

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan untuk mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) apabila keberadaan Indonesia di forum tersebut tidak memberikan manfaat bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill