Connect With Us

Innalillahi, Komedian Mpok Alpa Tutup Usia Usai Berjuang Lawan Kanker 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 15 Agustus 2025 | 13:16

Komedian Nina Carolina alias Mpok Alpa (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Komedian Nina Carolina atau yang akrab disapa Mpok Alpa meninggal dunia pada Jumat 15 Agustus 2025. 

Informasi ini pertama kali disampaikan oleh Raffi Ahmad dan Irfan Hakim melalui program FYP di Trans7.

“Terima kasih atas senyum, tawa, tangis, dan segala kebaikan yang telah kamu bagikan kepada begitu banyak orang. Dirimu akan selalu dikenang, doa kami selalu menyertaimu,” tulis akun resmi Trans7 dikutip dari CNBC Indonesia.

Di platform X, kata kunci Mpok Alpa, Innalillahi, dan Raffi Ahmad langsung masuk dalam jajaran trending topic. Warganet ramai-ramai mengungkapkan rasa duka dan mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Kepergian Mpok Alpa terasa mengejutkan publik lantaran tidak banyak yang mengetahui kondisi kesehatannya. Raffi Ahmad mengungkapkan, sahabatnya itu telah mengidap kanker selama beberapa bulan terakhir. 

“Jadi memang dia ini sakit kanker ya sudah beberapa bulan ini mengeluh sakit karena penyakit yang diidapnya,” kata Raffi.

Irfan Hakim menambahkan, Mpok Alpa memilih untuk menutupi penyakitnya. Menurutnya, komedian yang dikenal dengan celoteh khasnya itu tidak ingin merepotkan orang lain selama menjalani sakitnya.

Seperti diketahui, nama Mpok Alpa mulai mencuri perhatian publik setelah sebuah video dirinya viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia meminta sang suami mengajaknya ke minimarket. Kepolosan dan gaya bicaranya yang khas membuatnya kemudian kerap tampil di layar kaca.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Pelaku Penyiraman Air Keras Rekan Kerja di Cikupa Diringkus saat Hendak Kabur ke Sumatera

Pelaku Penyiraman Air Keras Rekan Kerja di Cikupa Diringkus saat Hendak Kabur ke Sumatera

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:53

Pelarian AN, 39, pelaku penyiraman air keras terhadap rekan kerjanya di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, berakhir di Pelabuhan Merak.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill