Connect With Us

Pasha: Saya Dilecehkan Okie

| Jumat, 31 Juli 2009 | 20:54

TANGERANGNEWS-Pasha akhirnya mengutarakan apa yang membuatnya naik pitam dan melakukan kekerasan terhadap Okie Agustina, mantan istrinya. Menurut Pasha, ia dilecehkan. "Saya merasa dilecehkan sekali sama Okie," imbuh Pasha ditemui di Polresta Bogor, Jumat (31/7/). Menurut pria berkacamata itu, pertengkarannya dengan Okie bermula di telepon. Okie meminta izin untuk membawa ketiga anak mereka ke Pangandaran. Namun Pasha melarang karena takut anak-anaknya terserang penyakit. Okie tak terima dan emosi. Menurut pria yang pernah berduet dengan Rossa itu, Okie seakan tak menghargainya sebagai ayah dari anak-anak. Okie bahkan sempat berujar bahwa hanya ia yang berhak mengasuh anak-anak. "Di telepon itu nadanya cukup tinggi dengan mengatakan hak asuh ada di dia (Okie). Saya merasa tersinggung. Apa saya nggak boleh lagi dekat sama anak-anak saya," ujar Pasha. Hal itulah yang akhirnya membuat Pasha bertingkah kasar pada mantan istrinya. Namun hingga saat ini, pentolan band Ungu itu tak merasa memukul Okie. "Adanya tarik-tarikkan dan dorong-dorongan," tegasnya lagi.(kee/yla)
PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill