Connect With Us

Pasha: Saya Dilecehkan Okie

| Jumat, 31 Juli 2009 | 20:54

TANGERANGNEWS-Pasha akhirnya mengutarakan apa yang membuatnya naik pitam dan melakukan kekerasan terhadap Okie Agustina, mantan istrinya. Menurut Pasha, ia dilecehkan. "Saya merasa dilecehkan sekali sama Okie," imbuh Pasha ditemui di Polresta Bogor, Jumat (31/7/). Menurut pria berkacamata itu, pertengkarannya dengan Okie bermula di telepon. Okie meminta izin untuk membawa ketiga anak mereka ke Pangandaran. Namun Pasha melarang karena takut anak-anaknya terserang penyakit. Okie tak terima dan emosi. Menurut pria yang pernah berduet dengan Rossa itu, Okie seakan tak menghargainya sebagai ayah dari anak-anak. Okie bahkan sempat berujar bahwa hanya ia yang berhak mengasuh anak-anak. "Di telepon itu nadanya cukup tinggi dengan mengatakan hak asuh ada di dia (Okie). Saya merasa tersinggung. Apa saya nggak boleh lagi dekat sama anak-anak saya," ujar Pasha. Hal itulah yang akhirnya membuat Pasha bertingkah kasar pada mantan istrinya. Namun hingga saat ini, pentolan band Ungu itu tak merasa memukul Okie. "Adanya tarik-tarikkan dan dorong-dorongan," tegasnya lagi.(kee/yla)
OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TEKNO
Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:16

Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.

KAB. TANGERANG
Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Curhat Ke DPRD, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp65 Ribu Sebulan

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Curhat Ke DPRD, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp65 Ribu Sebulan

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Sejumlah guru yang berasal dari Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Tangerang menyampaikan aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, perihal kesejahteraan serta ketidakjelasan status kerja guru madrasah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill