Connect With Us

Tips Naik Pesawat Aman dan Nyaman Bersama Bayi

Redaksi | Senin, 15 Agustus 2022 | 19:28

Ilustrasi ibu dan bayi liburan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Membawa bayi naik pesawat untuk liburan, yes or no? Bagi seorang ibu, proses melahirkan, menyusui, dan mengurus bayi adalah sesuatu yang menyenangkan namun juga melelahkan.

Bayi yang baru lahir harus beradaptasi dengan dunia barunya. Aktivitasnya pun masih sangat sedikit, hanya tidur, menyusu pada ibu, buang air, kemudian tidur dan kembali menyusu.

Lelahnya mengurus bayi tidak jarang membuat ibu menjadi baby blues. Dalam banyak kasus, baby blues yang tidak tertangani bisa menjadi depresi. Hal ini tidak boleh terjadi karena anak yang bahagia biasanya dididik oleh orang tua yang juga bahagia.

Beberapa cara yang mampu mencegah seorang ibu baby blues adalah dengan membantunya bergantian menjaga si bayi. Membiarkan ibu beristirahat, melakukan hobi, dan mengajaknya mengobrol dari hati ke hati juga dapat dilakukan. Apabila si bayi usianya sudah diatas tiga bulan, anda mungkin bisa mengajaknya berlibur sembari berganti suasana.

Agar liburan menjadi lebih nyaman, orangtua lebih memilih untuk naik pesawat dibanding kendaraan pribadi atau transportasi public lainnya. Memang, naik pesawat dapat menghemat waktu dan juga tenaga karena perjalanan yang ditempuh dari satu kota ke kota lain relatif lebih singkat.

Dari Jakarta ke Jogja misalnya, anda hanya membutuhkan waktu lima puluh menit hingga satu jam saja di udara. Bandingkan dengan kereta yang butuh waktu antara enam hingga delapan jam perjalanan.

Selain itu, ada banyak maskapai penerbangan yang tersedia di Indonesia. Sebut saja Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Sriwijaya Air, dan juga Cathay Pacific jika ingin bepergian ke luar neger. Semuanya memiliki kelebihan masing-masing dalam hal pelayanan.

Namun anda perlu ingat bahwa membawa bayi terbang naik pesawat merupakan sebuah tantangan yang tidak mudah. Anda perlu berstrategi, mempersiapkan diri agar perjalanan terasa nyaman bagi si kecil, anda, serta penumpang lain yang ikut terbang bersama anda.

Agar perjalanan anda bersama bayi dapat berjalan dengan baik, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

 

1. Pilih penerbangan paling pagi atau paling malam

Memesan tiket penerbangan pertama adalah sebuah tips yang bisa anda terapkan. Biasanya, jadwal penerbangan paling pagi jarang mengalami keterlambatan. Hal ini berbeda dengan penerbangan siang atau sore.

Penumpang yang memilih penerbangan pagi biasanya juga mengantuk sehingga suasana di dalam kabin relative lebih sepi dan tenang. Bayi juga memiliki kebiasaan untuk tidur di pagi hari sehingga kemungkinan untuk rewel lebih kecil.

Apabila anda kehabisan tiket pagi, maka cobalah cari tiket penerbangan malam hari. Pada jam-jam ini, penumpang sudah lelah, begitu juga dengan bayi anda sehingga kemungkinan anak anda akan tidur selama perjalanan menjadi lebih besar.

 

2. Susui pada saat hendak terbang dan juga mendarat

Tekanan udara dalam kabin relative meningkat ketika pesawat akan take off maupun mendarat. Tuba Eustachius, saluran yang menghubungkan saluran napas atas dengan bagian dalam telinga tengah, akan berupaya mengatur tekanan selama perbedaan ketinggian. Tidak jarang, bayi akan menangis histeris pada momen ini karena kesakitan.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, ibu bisa menyusui atau memberikan susu formula ke bayi. Aktivitas ini akan membuat bayi lebih tenang sehingga perjalanan akan menjadi lebih tenang.

 

3. Pakai baju berlapis

Suhu di dalam kabin biasanya rendah sehingga terasa dingin. Agar bayi tetap nyaman dan tidak kedinginan, anda sebaiknya memakaikan pakaian berlapis dan juga kaos kaki. Usahakan bahan pakaian bayi anda merupakan jenis yang halus serta menyerap keringat. Jangan lupa untuk memakaikan topi atau kupluk agar suhu AC tidak langsung menuju ke kepala.

 

4. Persiapkan popok dan baju ganti di tas jinjing anda

Jangan masukan semua peralatan dan perlengkapan bayi ke dalam koper besar. Anda bisa menyisihkan satu atau dua stel pakaian serta popok di dalam tas jinjing yang bisa dimasukan ke kabin.

 

5. Bawa stroller yang ergonomis dan mudah dilipat

Dalam perjalanan dengan bayi, anda membutuhkan peralatan yang berukuran lebih kecil agar mudah dibawa atau dimasukan ke dalam tas. Salah satunya adalah stroller yang memang bermanfaat untuk meletakkan bayi.

Saat ini, ada banyak stroller yang mudah dilipat. Ukurannya pun sangat pas serta mudah dibawa ke dalam kabin.

Nah, itu dia beberapa tips mudah untuk membawa bayi. Jangan lupa untuk memesan tiket pesawat, hotel, serta tiket masuk destinasi wisata tujuan anda di Traveloka. Selamat berlibur!

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

WISATA
8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang

8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang

Selasa, 21 Juli 2026 | 15:46

Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill