Connect With Us

Liburan ke Pulau Merak Kecil Banten Cuma Modal di Bawah Rp100 Ribu

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 17 Februari 2023 | 15:18

Destinasi wisata Pulau Merak Kecil di Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Provinsi Banten. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Memasuki akhir pekan orang-orang akan mulai mempersiapkan rencana liburan untuk menyegarkan tubuh dan pikiran.

Salah satu destinasi wisata yang cocok ialah Pulau Merak Kecil yang berlokasi di Kota Cilegon, Banten.

Wisata Pulau Merak Kecil menawarkan suasana pantai yang sejuk dengan hamparan pasir putih dan laut birunya yang menenangkan, sehingga sangat cocok untuk melepas penat setelah beraktivitas selama hampir sepekan.

Selain itu, pengunjung dapat menikmati sejumlah fasilitas tambahan seperti banana boat, wisata naik perahu, dan snorkeling, terdapat juga fasilitas penunjang di antaranya toilet, tempat ganti pakaian, dan musala.

Melansir dari akun TikTok @monjourn, untuk berlibur ke Pulau Merak Kecil tidak perlu mengeluarkan terlalu banyak biaya. Bahkan, cukup bermodalkan uang di bawah Rp100 ribu saja.

Dalam video TikTok unggahannya yang telah ditonton sebanyak 1,5 juta kali, ia menjelaskan perjalanannya dari Jakarta menuju ke destinasi wisata di Banten tersebut.

"Jadi, pertama aku naik kereta dari Stasiun Tanah Abang, Jakarta ke Stasiun Rangkasbitung, Banten. Sekali jalan tarifnya Rp8 ribu, untuk pulang pergi total Rp16 ribu aja," jelasnya dalam video seperti dikutip, Jumat 17 Februari 2023.  

Setelah sampai di Stasiun Rangkasbitung. Lalu, menaiki kereta tujuan Stasiun Merak menggunakan tiket yang sudah terlebih dahulu dipesan sejak beberapa hari yang lalu melalui aplikasi KAI Acces, hal ini guna menghindari antrean panjang di loket tiket yang bisa saja menyebabkan ketinggalan kereta.

"Sekali jalan tarifnya Rp3 ribu. Jadi, pulang pergi cukup bayar Rp6 ribu," katanya.

Setelah itu,  dari Stasiun Merak menuju pantai guna menyeberang ke Pulau Merak Kecil, perjalanan menggunakan angkot berwarna merah dengan tarif Rp5 ribu, maka pulang pergi totalnya menjadi Rp10 ribu.

Untuk menyeberang, cukup membayar di awal dengan tarif Rp15 ribu sudah total layanan diantar sekaligus dijemput jika sudah selesai.

Tarif masuk Pulau Merak kecil tergolong murah, yakni hanya Rp2 ribu saja. Artinya, total biaya perjalanan dari Jakarta ke Pulau Merak Kecil hanya menghabiskan biaya sebanyak Rp49 ribu saja.

Jika membawa uang Rp100 ribu, maka masih ada sisa Rp51 ribu yang dapat digunakan untuk membeli makanan atau menikmati wahana-wahana yang tersedia. Tentunya, jika berangkat dari Tangerang, akan semakin memangkas ongkos karena jaraknya lebih dekat. Tertarik?.

TEKNO
Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:37

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125

TANGSEL
Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:14

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegur Camat Pondok Aren Hendra yang tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah di tengah kondisi darurat sampah yang sedang dihadapi Tangsel.

SPORT
PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill