Connect With Us

400 Kelas di Kabupaten Rusak

| Senin, 5 Juli 2010 | 08:12

Sekolah Rusak (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Sedikitnya 400 ruang kelas dari 4.000 ruang kelas sekolah di Kabupaten Tangerang dalam kondisi rusak. Ratusan ruang kelas terdapat di 49 sekolah dasar dan tujuh sekolah menengah membutuhkan perbaikan
 
Untuk memperbaiki ruang kelas tersebut, Dinas Pendidikan (Dindik) akan terlebih dahulu melakukan pemetaan. Karena lokasi gedung sekolah terpisah dan jaraknya jauh. “Kita akan lakukan pemetaan terlebih dulu dengan berbagai persoalan yang ada,” kata Kepala Dindik Kabupaten Tangerang Mas Iman Kusnandar, akhir pekan lalu.
Dijelaskannya, saat ini masih tersisa sekitar 400 lebih lokal ruang kelas yang masih membutuhkan perbaikan.Diakuinya keinginan untuk memperbaiki sekolah rusak dilakukan secara cepat dan secara serentak. Namun APBD Kabupaten Tangerang tidak hanya untuk pendidikan, namun sudah dialokasikan juga untuk pembangunan di sektor lain. “Keinginan saya sekolah-sekolah rusak itu sudah dibangun saja semua dari APBD. Tapi tidak bisa seperti itu juga karena APBD juga dialokasikan untuk membangun yang lain,” ungkapnya. (rb/dira) 
AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill