Connect With Us

Pengelola Situ Cipondoh Terancam Diputus

| Kamis, 9 Februari 2012 | 18:07

Situ cipondoh. (tangerangnews / dira)

SERANG-PT Griya Tritunggal Eka Paksi yang saat ini masih memiliki hak pengelolaan atas Situ Cipondoh, Kota Tangerang, terancam akan diputus kerjasamanya oleh Provinsi Banten dan Jawa Barat.

Pemutusan kerjasama tersebut akan dilakukan, karena PT Griya Tritunggal Eka Paksi dianggap banyak melanggar perjanjian atas pengelolaan situ termasuk tidak memberikan kewajibanya memberikan konfensasi Rp200 juta ke Pemprov  Jawa Barat.
Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Provinsi Banten Zaenal Mutaqin mengatakan, Pemprov Banten telah membuat tim untuk menelusuri permasalahan tersebut yang didalamnya terdapat Pemprov Banten, Pemprov Jawa Barat dan Kementerian PU dan BPN Kanwil Batan.

“Kita akan melihat terlebih dahulu titik permasalahanya, tapi informasinya perusahaan tersebut banyak melanggar perjanjian,” kata Zaenal Mutaqin, usai melakukan rapat koordinasi dengan Pemprov Jawa Barat, Kementerian PU dan BPN Kanwil Banten, di Pemprov Banten.

Tim yang dibuat ini, untuk memastikan dan melakukan evaluasi terhadap kerjasama yang dilakukan antara Pemprov Jawa Barat dengan PT Griya Tritunggal Paksi. Jika dalam evalusi banyak melanggar kerja sama maka izin pengelolaan terhadap situ tersebut bisa dicabut. “Tapi kita melihat dulu secara pasti komitmen kerjasama itu,” terang dia.

Menurut Zaenal Mutaqin, sebelum tim yang dibentuk itu bergerak, Pemprov Banten akan terlebih dahulu membalik nama sertifikat Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Situ Cipondoh, dari Pemprov Jawa Barat ke Pemprov Banten. “Untuk mengurus balik nama ini perlu waktu. Tetapi yang pasti bagi kita saat ini sertifikat Situ Cipondoh ada di Pemprov Banten,” ujar Zaenal Mutaqin. (FUA)
MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANTEN
Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat

Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:17

Sejumlah kendala muncul pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill