Connect With Us

Universitas Atma Jaya hadir di BSD City

Erwin Silitonga | Selasa, 11 Agustus 2015 | 15:56

Unika Atma Jaya (Istimewa / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Unika Atma Jaya akan membangun Kampus III yang terletak di Bumi Serpong Damai (BSD) City. Adapun konsep perancangan kampus baru itu dilakukan dengan mengusung tema ”Green Architecture”.

 

Untuk pembangunan fase pertama diperkirakan selesai hingga akhir 2016 dan perkuliahan sudah mulai awal 2017.

 

Rektor Unika Atmajaya Lanny W Panjaitan mengatakan,  akses trasportasi akan dipermudah dengan adanya pembangunan intermoda oleh pihak Sinar Mas Land diluar wilayah kampus yaitu kereta api, bis, dan angkutan umum lainnya, yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

"Wilayah sekitar kampus ini memang sengaja diciptakan untuk kendaraan umum bukan pribadi," ungkapnya dalam keterangan pers, Selasa (11/8/2015).

 

Lanny menuturkan pembangunan kampus III ini direncanakan sekitar 50 persen wilayah kampus adalah tanaman hijau dan hutan.

Kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat tidak diperbolehkan masuk wilayah kampus.

"Sehingga, mahasiswa bisa menggunakan sepeda atau berjalan kaki,"pungkasnya.

 

Sementara Ketua Yayasan Atmajaya Aswin Wirjadi menerangkan, pembangunan kampus ini akan ditempuh dalam beberapa tahapan.

 

Saat ini, fokus pada pembangunan tahap pertama dengan luas total bangunan kurang lebih 27 ribu meter persegi diatas lahan 8 hektare. Proses pembangunan fisik akan memakan waktu sekitar 1,5 tahun, termasuk proses perizinan. Untuk total biaya keseluruhan di tahap pertama memakan biaya Rp 300 miliar.

 

"Maka diperkirakan menjelang akhir tahun 2017 tahapan pertama akan selesai dibangun. Bangunan tahap pertama adalah gedung perkuliahan yang bisa menampung kurang lebih 1.795 mahasiswa," tandasnya.

TEKNO
Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:50

Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill