Connect With Us

Colek Nadiem Makarim, Ortu Siswa Minta Perayaan Wisuda Tingkat SD hingga SMA Ditiadakan

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 18 Juni 2023 | 19:27

Aduan orang tua siswa di akun Instagram Mendikbudristek Nadiem Makarim (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Tradisi perayaan wisuda selayaknya sarjana oleh para lulusan tingkat SD hingga SMA sederajat diprotes orang tua siswa.

Pasalnya, wisuda untuk tingkatan ini dinilai memberatkan orang tua siswa karena menambah biaya pengeluaran.

Terlebih, terkadang beberapa penyelanggaraan wisuda tersebut terkesan memaksa para siswanya harus mengikuti kegiatan itu.

Sejumlah orang tua siswa pun mengadu ke Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim melalui akun Instagram resminya, @nadiemmakarim.

"hapuskan wisuda dr tk smp SMA..biaya sewa gedung ny mahal,blm tour ke bali atau jogja bagi yg tidak mampu d wajibkan byr walupun tdk ikut tour.smp orang tua mnjm2 uang kesana kesini smp ada yg pinjem rentenir," tulis akun @handayani2382 dikutip pada Minggu, 18 Juni 2023.

"Pak kalo bisa untuk kelulusan anak SMP dan SMA ngak usah pake wisuda wisudaan.. Wisuda cukup untuk jenjang kuliah. Lulus ya lulus saja mengenakan seragam sekolah bukan berkebaya dan harus make up juga. Kasian bagi siswa yang orang tuanya tidak mampu," tulis akun @imoratunsusanto7.

"Minta tolong pak saya mewakili emak emak yg setiap menjelang kelulusan mengelu biaya wisuda yg mahal, tolong hapus wisuda mulai dari PAUD,, SD ,SMP, SMA... Karena biaya nya terlalu berlebihan apalagi pakek acara wisuda di hotel segala,, biarkan wisuda ada di kampus kuliah aja," tulis akun @syahrul.aul.

Sedangkan hingga tulisan ini dibuat, Mendikbudristek Nadiem Makarim belum memberikan pernyataan resmi terkait wisuda di jenjang SD hingga SMA sederajat tersebut.

Sementara, Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbud Ristek Anang Ristanto mengatakan, kegiatan wisuda TK maupun SD hingga SMA bersifat opsional, artinya wisuda tersebut tidak wajib diselenggarakan.

Anang menjelaskan, berdasarkan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 telah diatur kegiatan bersama antara satuan pendidikan yang melibatkan orang tua murid harus berkoordinasi dan mendapat kesepakatan terlebih dahulu bersama komite sekolah. 

"Kemendikbud Ristek mengimbau agar pihak sekolah dapat berkomunikasi dan bekerja sama dengan komite sekolah dan persatuan orang tua murid dan guru (POMG)," pungkasnya.

BANTEN
Pemprov Banten Dukung Inisiasi Kabupaten Tangerang Perkuat Wilayah Aglomerasi Jabodetabekpunjur

Pemprov Banten Dukung Inisiasi Kabupaten Tangerang Perkuat Wilayah Aglomerasi Jabodetabekpunjur

Jumat, 24 April 2026 | 21:21

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung terhadap penguatan wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).

WISATA
Diikuti 2.000 Warga Baduy, Ini Rangkaian Seba Baduy 2026

Diikuti 2.000 Warga Baduy, Ini Rangkaian Seba Baduy 2026

Jumat, 24 April 2026 | 21:43

Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

PROPERTI
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 | 16:50

Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill