Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com- Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto memastikan bahwa gaji guru di seluruh Indonesia akan mengalami kenaikan mulai 2025 mendatang.
"Hari ini saya agak tenang berdiri di hadapan para guru karena saya bisa menyampaikan bahwa kita walaupun baru berkuasa 1 bulan kami sudah bisa mengumumkan bahwa kesejahteraan guru bisa kita ditingkatkan," ucap Prabowo dalam sambutannya saat menghadiri puncak Hari Guru Nasional dikutip dari DetikCom, Jumat, 29 November 2024.
Dikatakan Prabowo, kebijakan ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya. Ia juga mengapresiasi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang dinilai telah berhasil mengelola anggaran negara, sehingga mampu mewujudkan peningkatan kesejahteraan para guru.
Prabowo merincikan, guru ASN, meliputi PNS dan PPPK, akan mendapatkan tambahan sebesar satu kali gaji pokok. Sementara itu, guru non-ASN akan menerima tunjangan yang ditingkatkan menjadi Rp2 juta per bulan.
Di tengah pidatonya, Prabowo tiba-tiba terdiam, ia pun tak mampu menahan air mata kemudian mengambil tisu dan mengusap air matanya, sementara para guru yang hadir menyambut momen tersebut dengan sorak-sorai dan tepuk tangan yang meriah.
"Ini yang kami upayakan terus, kita harus memperbaiki seluruh rakyat kita, para guru, para pekerja, petani para nelayan, seluruh rakyat kita, memerlukan kualitas hidup yang baik, kualitas hidup yang baik memerlukan pemerintahan yang bersih," katanya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menjaring sebanyak 105 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di wilayahnya sepanjang periode 2025.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews