Connect With Us

Minta Dipekerjakan, Warga Jayanti Geruduk PT Mayora

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 30 Oktober 2013 | 17:21

Warga sekitar yang mendemo PT Mayora (Jangkar / TangerangNews)


TANGERANGNEWS.com-Ratusan warga Jayanti menggeruduk PT Mayora, Rabu (30/10). Ratusan warga dari kedua desa yang terdiri dari Desa Gembong dan Desa Sumur Bandung mendesak agar bisa dipekerjakan di Pabrik yang bergerak di bidang makanan tersebut.

Koordinator aksi Heri menuturkan, PT Mayora semestisnya dalam perekrutan tenaga kerja memproritaskan tenaga kerja dari pribumi. "Kami sebagai warga sekitar perusahaan semestinya mendapatkan dampak positif terhadap keberadaan perusaahaan baru, namun warga sekitar hanya menjadi penonton dan susah masuk diterima," katanya.

Hery menuturkan, cukup banyak warga peribumi melamar pekerjaan. Namun selalu ditolak. "Sekitar ratusan warga mendaftar tapi tidak pernah diterima," katanya.

Sementara Nurjen, warga Desa Gembong mengatakan,selama ini PT. Mayora dalam merekrut tenaga kerjanya menggunakan outsoring. "Sehingga warga direpotkan dengan proses rekrutmen yang dilakukan perusahaan. Dan tidak sedikit warga dipungli pihak perekrutan tersebut, " katanya.

Pantauan dilokasi, aksi yang dilakukan tersebut cukup menanas. Penjagaan aparat Kepolisianpun terlihat ketat. Beruntung pendemo bisa redah setelah melakukan dialog dengan Perwakilan PT Mayora. "Kami akan pertimbangkan tuntutan warga," ujar Luky. (RAZ)

BANTEN
Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:49

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah untuk menyelesaikan berbagai persoalan menahun di kawasan industri Serang Barat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill