KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Merasa tak dilibatkan dalam pembahasan kontrak kerja pembelian besi bekas (scrap) di PT Krakatau Osaka Steel (PT KOS), warga ring 1 di pabrik tersebut melakukan aksi demonstrasi. Mereka mengaku kecewa dengan pabrik baja tersebut.
Warga dari Lingkungan Warnasari dan Rawa Arum sudah dua kali mendemo pabrik tersebut. Warga menyebut kontrak pembelian scrap tidak sesuai dengan janji awal yang harus melibatkan warga sekitar.

"Yang pasti tuntutan kami tidak dipenuhi dan ada yang tidak pas artinya ada etika bisniss yang tidak dijalankan. Contohnya besok itu mediasi, harusnya tidak ada keputusan tapi ada kontrak baru," kata koordinator aksi, Taufiqurrahman, Rabu (22/1/2020).
Keputusan itu menurut Taufiq diambil secara sepihak. Padahal, lanjutnya keputusan diambil setelah adanya mediasi antara perusahaan dan warga di dekat lingkungan pabrik.
"Kecewa, apalagi yang merasa punya kontrak itu seolah-olah mengatakan lingkungan itu tidak penting," kata dia.
Aksi demonstrasi masih berlangsung, rencananya mereka akan mendirikan tenda dan menginap di depan pabrik sampai tuntutan mereka terpenuhi.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.
PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews