Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com-Merasa tak dilibatkan dalam pembahasan kontrak kerja pembelian besi bekas (scrap) di PT Krakatau Osaka Steel (PT KOS), warga ring 1 di pabrik tersebut melakukan aksi demonstrasi. Mereka mengaku kecewa dengan pabrik baja tersebut.
Warga dari Lingkungan Warnasari dan Rawa Arum sudah dua kali mendemo pabrik tersebut. Warga menyebut kontrak pembelian scrap tidak sesuai dengan janji awal yang harus melibatkan warga sekitar.

"Yang pasti tuntutan kami tidak dipenuhi dan ada yang tidak pas artinya ada etika bisniss yang tidak dijalankan. Contohnya besok itu mediasi, harusnya tidak ada keputusan tapi ada kontrak baru," kata koordinator aksi, Taufiqurrahman, Rabu (22/1/2020).
Keputusan itu menurut Taufiq diambil secara sepihak. Padahal, lanjutnya keputusan diambil setelah adanya mediasi antara perusahaan dan warga di dekat lingkungan pabrik.
"Kecewa, apalagi yang merasa punya kontrak itu seolah-olah mengatakan lingkungan itu tidak penting," kata dia.
Aksi demonstrasi masih berlangsung, rencananya mereka akan mendirikan tenda dan menginap di depan pabrik sampai tuntutan mereka terpenuhi.(RMI/HRU)
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGKabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews