Connect With Us

Tak Dilibatkan dalam Proyek, Warga Ring 1 Demo Pabrik PT KOS

Mohamad Romli | Rabu, 22 Januari 2020 | 11:56

Warga dari Lingkungan Warnasari dan Rawa Arum menggelar aksi demonstrasi di PT Krakatau Osaka Steel (PT KOS). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Merasa tak dilibatkan dalam pembahasan kontrak kerja pembelian besi bekas (scrap) di PT Krakatau Osaka Steel (PT KOS), warga ring 1 di pabrik tersebut melakukan aksi demonstrasi. Mereka mengaku kecewa dengan pabrik baja tersebut.

Warga dari Lingkungan Warnasari dan Rawa Arum sudah dua kali mendemo pabrik tersebut. Warga menyebut kontrak pembelian scrap tidak sesuai dengan janji awal yang harus melibatkan warga sekitar.

Warga dari Lingkungan Warnasari dan Rawa Arum menggelar aksi demonstrasi di PT Krakatau Osaka Steel (PT KOS).

"Yang pasti tuntutan kami tidak dipenuhi dan ada yang tidak pas artinya ada etika bisniss yang tidak dijalankan. Contohnya besok itu mediasi, harusnya tidak ada keputusan tapi ada kontrak baru," kata koordinator aksi, Taufiqurrahman, Rabu (22/1/2020).

Keputusan itu menurut Taufiq diambil secara sepihak. Padahal, lanjutnya keputusan diambil setelah adanya mediasi antara perusahaan dan warga di dekat lingkungan pabrik.

"Kecewa, apalagi yang merasa punya kontrak itu seolah-olah mengatakan lingkungan itu tidak penting," kata dia.

Aksi demonstrasi masih berlangsung, rencananya mereka akan mendirikan tenda dan menginap di depan pabrik sampai tuntutan mereka terpenuhi.(RMI/HRU)

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill