Connect With Us

Angkasa Pura II Minta Maaf

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 11 November 2013 | 20:23

Senior General Manager Bandara Soekarno Hatta Bram Baroto ( / Rangga)

TANGERANG-Senior General Manager Bandara Soekarno Hatta Bram Baroto menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang menggunakan fasilitas di bandara atas insiden listik padam selama lima menit, siang tadi.
 
"Kami mohon maaf kepada semua pihak, khususnya pengguna jasa penerbangan jika pelayanan terganggu. Kejadian ini di luar perkiraan kami," katanya, Senin (11/11).
 
Bram mengatakan, aktifitas penerbangan memang tidak terganggu, namun beberapa fasilitas seperti AC, mesin X-Ray, lampu penerangan dan counter check in sempat mati.
 
"Peralatan teknis itu sudah di-back up oleh 8 genset yang kita miliki, tapi perlu reload selama lima menit, setelah suplai listrik dari gardu PLN terputus," ujarnya.
 
Ditanya apa akan membuat gardu listrik sendiri untuk mencegah kejadian serupa? Bram menyatakan bahwa pihaknya terlebih dahulu akan melakukan evaluasi dan koordinasi dengan PLN.
 
"Kita tidak bisa langsung membangun gardu, kita cari tahu dulu apa penyebabnya dan mencoba langkah-langkah antisipasi. Tentu kedepan kita berharap kejadian ini tidak berulang," ujarnya.
 
Seperti diketahui, listrik di Terminal Bandara Soekarno Hatta mati selama lima menit mulai pukul 14.12 - 14.17 WIB, usai hujan deras yang turun, Senin (11/11) siang.
 
Hal ini disebabkan putusnya aliran listrik dari empat gardu PLN yanrg menyuplai listrik ke Bandara Soekarno Hatta. Empat gardu tersebut diantaranya PLN Teluk Naga, PLN Tangerang Lama, PLN Cengkareng JIAC I dan JIAC II. Listrik Bandara kembali aktif sekitar pukul 15.05 WIB, setelah aliran listrik dari gardu PLN Teluk Naga kembali normal.
 
OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

KOTA TANGERANG
Uluran Tangan dari Warga Kota Tangerang, Tiga Masjid Rusak Diterjang Banjir Aceh Direnovasi

Uluran Tangan dari Warga Kota Tangerang, Tiga Masjid Rusak Diterjang Banjir Aceh Direnovasi

Kamis, 7 Mei 2026 | 22:01

Upaya pemulihan pascabanjir di sejumlah wilayah Aceh turut mendapat dukungan dari masyarakat Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill