Connect With Us

GMF : Pemotongan Boeing 737-300 Tanpa Izin

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 13 Oktober 2014 | 18:15

Dwi Prasmono Adji (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia Bandara Soekarno Hatta mengaku tidak mengeluarkan izin kepada CV Wirasjaya untuk melakukan pemotongan pesawat  pada Minggu (12/10) kemarin.
 
“Hari itu tidak ada jadwal pemotongan, karena sesuai prosedur, pemotongan tidak boleh dilakukan saat hari libur kerja. Informasi yang diterima GMF, hari itu personel Wirasjaya hanya membongkar barang interior pesawat,” kata Vice President Corporate Secretary GMF Dwi Prasmono Adji, Senin (13/10).
 
Namun ternyata, pemotongan tetap dilakukan, hingga terjadilah insiden ledakan hingga menyebabkan satu pekerja Wirasjaya tewas dan satu kritis.
“Jadi pihak Wirasjaya ini curi start. Kita tidak beri izin, tapi ada pemotongan, ini di luar sepengetahuan kami,” tegas Adji.
Sementara mengenai dugaan adanya bahan Avtur yang menjadi pemicu ledakan pesawat, menurut Adji pesawat-pesawat bekas yang akan dipotong seharusnya sudah tidak ada lagi Avturnya. Namun kemungkinan adanya sisa-sisa Avtur bisa saja terjadi.
 
“Karena itu kita selalu sampaikan SOP kepada pihak-pihak yang melakukan kegiatan di GMF. Misalnya untuk memotong harus dipastikan sisa bahan bakar tidak ada, harus sudah kosong, kalau perlu diguyur dengan air untuk memastikan semua larut.  ,” jelasnya.
 
Ditanya terkait sanksi yang akan diberikan pihak Wirasjaya, Adjie menggatakan pihaknya akan melakukan investigasi terlebih dahulu baik secara internal maupun eksternal dengan pihak-pihak terkait seperti PT Angkasa Pura III atau Otoritas Bandara. Mengingat kejadian tersebut sudah terjadi yang kedua kalinya, pihaknya tentu akan memperketat pengawasan dan prosedur.”
 
“Kita lihat hasil investigasinya, tapi semangat kami memperbaiki sistem prosedur, apakah masih ada yang kekurangan. Kalau CV itu nantinya memenuhi kriteria yang kami tetapkan, boleh saja melakuakn pemotongan tapi akan kami awasi ketat. Tapi kalau kesalahannya fatal tidak menutup kemungkinan diclosed, tidak boleh lagi lakukan kegiatan di sini,” pungkasnya.
 
BANTEN
PLN Mobile Jawara Run 2026 Digelar di Serang, Dimulai 25 Oktober

PLN Mobile Jawara Run 2026 Digelar di Serang, Dimulai 25 Oktober

Rabu, 16 September 2026 | 10:20

Salah satu gelaran lari terbesar di Banten, PLN Mobile Jawara Run 2026 akan digelar pada 25 Oktober 2026 di kawasan KP3B, Serang.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill