Connect With Us

Konter Lion Air Masih Jual Tiket, Dirut AP2: Lihatin Aja!

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 1 Maret 2015 | 16:41

Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura II Budi Karya Samadi saat ke lokasi tiket konter Lion Air (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANG-Petugas konter tiket maskapai Lion Air di Terminal 1A Bandara Internasional Soekarno-Hatta dimarahi oleh petugas Officer In Charge (OIC) karena masih menjual tiket go show ke penumpang.

Padahal, berdasarkan surat edaran Kementerian Perhubungan No HK.209/I/16PHB.2014,  seharusnya mulai hari ini konter tiket di bandara tutup dan tidak boleh melayani jual beli tiket secara tunai.

Petugas Lion air tersebut diketahui melayani transaksi tunai penumpang tujuan lombok atas nama Sri Wahyuni dan Bilwarid muaz. "Mulai sekarang tidak boleh lagi ada jual beli tiket di konter. Semua harus pesan online dan pembayaran transfer ke maskapai," tukas OIC Terminal 1 Abnan Hanafi kepada kedua petugas Lion Air, Minggu (1/3).

Menurutnya, melayani jual beli tiket di konter artinya telah melanggar aturan pemerintah. Jika dibiarkan, maskapai lain akan melakuka pelanggaran yang sama. "Ini tidak boleh dibiarkan, nanti merusak sistem," tegas Abnan.

Mesaki demikian, pihaknya hanya memberikan teguran karena ini baru hari pertama pemberlakuan aturan baru. "Kalau ada transaksi lagi, saya akan panggil manager maskapainnya," paparnya.

Sementara Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura II Budi Karya Samadi yang datang ke lokasi tiket Lion Air mengakui masih ada pihak maskapai yang belun paham dan tidak siap dengan aturan baru ini. "Ini kan baru hari pertama ya, kita lihat saja. Memang ada yang belum matching. Tapi kita terus sosialisaikan dan lakukan tindakan persuasif," jelasnya.

Sementara petugas konter tiket Lion Air Terminal 1A Surya Jaya mengaku tidak tahu dengan aturan larangan penjualan tiket di konter. Biasanya, kata dia, konter tetap melayani pembayara. tiket yang dibooking secara online ataupun travel. "Sosialiasasinya belum jelas, jadi kita belum tahu aturannya," katanya.

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:44

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill