Connect With Us

Mahasiswa Ini Tak Percaya Bisa Kembali di Indonesia

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 5 April 2015 | 19:14

14 WNI dari Yaman Tiba di Tanah Air Disambut Menlu (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Salah satu mahasiswa asal Indonesia yang berhasil dievakuasi dari Yaman, Ginda Hasibuan, 24, mengaku tidak percaya bisa kembali ke tanah air. Pasalnya kondisi di sana sudah tidak kondusif karena adanya konflik.

"Kondisi sudah darurat, tempat berlindung tidak ada jaminan aman. Jadi saya masih kayak nggak yakin saja sudah pulang ke Indonesia," kata warga asal Medan ini saat tiba di Common Lounge Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (5/4).

Ginda yang kuliah di Universitas Darul Ulum Hudaidah ini menceritakan kondisi yang mencekam selama bertahan di sana.
"Setiap malam ada lima belas kali serangan pesawat ke kota Hudaidah yang jaraknya sekitar 2 Km dari Universitas saya," jelasnya.

Karena adanya konflik tersebut, Ginda mengaku, sudah satu minggu tidak istirahat. Selama itu bertahan di Universitas hingga akhirnya dijemput tim evakuasi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. "Banyak yang dievakuasi dari Kota Hudaida. Di Kota Jizan juga ada sekitar 300 orang yang belum pulang," katanya.

Meski sudah pulang, dia berharap bisa kembali lagi ke Universitasnya. Pasalnya, sebentar lagi dia akan diwisuda. "Kalau kondisi sudah aman, pengen-nya balik lagi. Saya sudah kuliah tiga tahun, sayang sebentar lagi wisuda. Di Universitas juga masiha da 15 mahasiswa asal Indonesia yang bertahan," pungkasnya.

NASIONAL
Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:20

Praktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) hingga kini masih banyak ditemukan dalam berbagai urusan administrasi. Padahal, pemerintah menilai penggunaan fotokopi identitas tersebut sudah tidak lagi relevan di era digital.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:44

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

TEKNO
Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:31

Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill