Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane
Senin, 9 Maret 2026 | 22:52
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
14 WNI dari Yaman Tiba di Tanah Air
TANGERANG-Sebanyak 14 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berhasil dievakuasi dari Yaman tiba di tanah air. Ke-14 orang ini merupakan rombongan pertama dari total 110 WNI dievakuasi.
Mereka tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan pesawat Etihad ER-474 pukul 14.48 WIB, Minggu (5/4). Kedatangan mereka disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Common Lounge Terminal 2.
Retno mengatakan, dirinya sangat lega melihat para WNI berhasil dievakuasi dari konflik yang sedang berkecamuk di Yaman.
"Kita bersyukur mereka dalam kondisi sehat, walau pun cape karena sudah beberapa hari ada di perjalanan, Akhirnya sampai di tanah air dengan selamat," katanya.
Menurut Retno, total 110 WNI ini akan dipulangkan dalam empat kloter. Sehingga masih ada tiga kloter lagi yang akan tiba di Bandara Soekarno Hatta. "Rombongan kedua ada empat orang pakai pesawat Qatar Airlines, rombongan ketiga ada 88 orang dengan Emirates dan rombongan keempat tiba tengah malam nanti, ada empat orang dengan pesawat Etihad," jelasnya.
Retno menjelaskan, para WNI ini dievakuasi dari Kota Al Hudadida, Sebelah barat Yaman. Tim evakuasi membawa mereka lewat jalur darat menuju Jizan kemudian naik pesawat TNI AU ke Kota Muscat, Oman. "Lalu dari Muscat naik penerbangan komersil ke Jakarta," pungkasnya.
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGWilayah udara di sejumlah kawasan Timur Tengah ditutup akibat konflik antara Israel dan Iran. Hal ini berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.
Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bergerak cepat (gercep) menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews