Connect With Us

Siap bantu Angkasa Pura II, Taksi Gelap Bandara Minta Dianggap keberadaannya Positif

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 16 Agustus 2015 | 17:35

Para calo dan pengemudi taksi gelap saat digelandang ke Mapolres Bandara Soekarno-Hatta. (Dira Derby / TangerangNews)

 

 

TANGERANG-Ribuan anggota komunitas taksi gelap Bandara Seokarno Hatta melakukan deklarasi dan pernyatan sikap serta membentuk organisasi Koperasi Usaha Putra Pribumi (KUPP).

 

Sekretaris KUPP Edi Sudendi mengatakan, dalam deklarasi ini para taksi gelap bersatu dalam satu wadah organisasi. Tujuannya sendiri, pihaknya ingin bekerja sama dengan Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta.

 

“Kita ingin pihak AP II khususnya, dan pemerintah pusat  umumnya menyikapi positif keberadaan kami, walaupun secara legalitas masih gelap, tapi secara organisasi kami siap untuk dibina bukan dibinasakan,” jelasnya, Minggu (16/8).

 

Edi menambahkan, pihaknya ingin mendapatkan legalitas sehingga bisa mengawal program PT Angkasa Pura  II, dalam bidang transportasi yang mereka geluti selama ini. Selain itu juga, pembentukan organisasi untuk mengantisipasi adanya upaya-upaya tidak baik berbagai pihak terhadap para paksi gelap.

 

“Kita ingin menyelaraskan program Angkasa Pura  II, jadi langkah kedepan kita akan menyiapkan segala suatu kebutuhan yang diminta pihak Angkasa Pura II untuk legalitas taksi gelap. Baik menyiapkan konsep secara sosial, ekonomi dan pembinaan SDM,” jelasnya.

 

Dalam deklarasi ini, kata Edi, ada sekitar 1.082 unit taksi gelap yang bergabung. Deklarasi dilakukan di lapangan Jalan Kampung Kresek Asin, Kosambi, Kabupaten Tangerang, sekitar pukul 13.00 WIB.

 

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill