Connect With Us

Terbesar! 94 Kg Sabu Gagal Diselundupkan di Bandara Soekarno-Hatta

Denny Bagus Irawan | Kamis, 27 Agustus 2015 | 10:23

Barang bukti sabu 94 Kg saat digelar di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. (Dira Derby / Tangerangnews)

 

 
TANGERANG-Petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta bekerjasama dengan Polres Metro Bandara tersebut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 94 Kg. Adapun estimmasi barang haram tersebut mencapai Rp206 miliar. 
 
Upaya masuk sabu itu terjadi pada Minggu 9 Agustus 2015 melalui Terminal 2D kedatangan, dengan menggunakan pesawat Malaysia Airlines (MH-377), dengan rute Guangzhou, Kuala Lumpur-Jakarta. 
 
"Pertama kali kami menemukan 10 bungkus plastik berisi sabu dengan berat 6 Kg bruto," ujar Dirjen Kantor Bea Cukai, Heru Pambudi saat menggelar press conference, Kamis (27/8). 
 
Sabu tersebut disembunyikan di dalam koper oleh dua orang tersangka penumpang Malaysia Airlines berwarga negara Tiongkok yang berinisial YMCB dan CSW. 
 
Dari situ, petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta kemudian meneruskan ke Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta. 
 
Petugas Satuan Narkoba Polres Metro Bandara kemudian melakukan pengembangan. Hasilnya, sejak Senin (10/8) hingga Jumat (21/8) di lima tempat berbeda. Petugas mendapati dua orang laki-laki tersangka tambahan dari sebuah hotel dan apartemen yang ada di Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat . 
 
Keduanya tersangka WN Tiongkok  itu masing-masing berinisial PCP dan NKF. 
Dari beberapa hotel yang ada di Jakarta itu petugas berhasil menyita barang bukti dengan jumlah yang besar, yakni 88 Kg sabu dan 112.189 butir ekstasi. 
 
"Penyidik gabungan melakukan teknis penyerahan dibawah pengawasan di Hotel MA di daerah Jakarta Barat untuk menangkap penerima sabu dari tersangka berinisial  PCP," ujarnya. 
 
Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap apartemen Kepala Gading tempat PCP tinggal. 
Berdasarkan penggeledahan dan pemeriksaan PCP, dia disuruh oleh tersangka NKF yang bertempat tinggal di Apartemen MM, Gajah Mada, Jakarta Pusat. 
 
"Di situ ditemukan barang bukti 3 koper sabu 88 Kg," tambah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian. 
 
MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Gelar Operasi Keselamatan Maung 2026 14 Hari, Ini Pelanggaran yang Diincar

Polresta Tangerang Gelar Operasi Keselamatan Maung 2026 14 Hari, Ini Pelanggaran yang Diincar

Senin, 2 Februari 2026 | 15:12

Polresta Tangerang menggelar Operasi Keselamatan Maung 2026 yang digelar selama dua pekan mulai 2 Februari 2026 hingga 15 Februari 2026.

NASIONAL
Tak Hanya Sedot Dana Pendidikan, Komisi X DPR Usul MBG Juga Ambil Anggaran Kesehatan dan Bansos

Tak Hanya Sedot Dana Pendidikan, Komisi X DPR Usul MBG Juga Ambil Anggaran Kesehatan dan Bansos

Senin, 2 Februari 2026 | 09:16

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian menanggapi gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi terkait penggunaan anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk program makan bergizi gratis (MBG).

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill