Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNews.com-PT Angkasa Pura II membagikan 4.300 boks takjil gratis setiap harinya kepada para penumpang penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk berbuka puasa.
Ribuan boks tersebut disebar ke seluruh terminal. Diantaranya Terminal 1 sebanyak 1.900 boks, Terminal 2 sebanyak 1.800 boks, Terminal 3 sebanyak 800 boks. Adapun makanan dalam takjil tersebut berupa roti, buah kurma dan air mineral.
"Total ada 129.000 boks takjil yang akan dibagikan selama sebulan penuh. Ini sebagai bentuk komitmen PT AP II untuk melayani pengguna jasa penerbangan," jelas Commercial Executive Manager PT AP II Sukesta Ganewati, Senin (6/6/2016).
Menurut wanita yang kerap disapa Ati ini, tiap booth takjil dilayani oleh tiga petugas yang stand by untuk membagikan takjil kepada penumpang, tiga puluh menit sebelum waktu berbuka. Penumpang bisa mendapatkan takjil tersebut di area Boarding Lounge dan Baggage Claim tiap terminal.
"Total booth takjil berjumlah 11 titik di seluruh terminal," paparnya.
Salah satu penumpang dari Balik Papan, Era Sutrajaya mengaku adanya takjil tersebut sangat membantu bagi penumpang yang tidak menyiapkan makanan berbuka saat tiba di Bandara Soekarno Hatta.
"Apalagi yang berangkat sore dari tempat jauh, seperti saya dari Balik Papan, sampai disini mau magrib, tidak sempat menyiapkan bekal buka. Jadi ini sangat membantu," jelasnya
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews