Connect With Us

Menteri Jonan : Mudiknya kan Pakai Pesawat Bukan Terminal

Denny Bagus Irawan | Jumat, 24 Juni 2016 | 14:00

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNews.com-Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan melakukan inspeksi ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/6/2016). Dalam inspeksi tersebut, Jonan sempat ditanya wartawan mengenai belum beroperasinya Terminal 3 Ultimate.

“Itu semua tergantung operatornya, tapi saya enggak mau secara parsial beroperasinya,” ujar Jonan. Selain itu dia mengutarakan, tidak beroperasinya Terminal 3 Ultimate dalam waktu dekat ini, tidak mempengaruhi kegiatan mudik di Bandara Soekarno-Hatta.

“Mudiknya kan pakai pesawat, bukan pakai terminal,”tutur Jonan.  

Adapun hasil inspeksi menurut dia, bahwa pemeriksaan penumpang maupun kawasan terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta masih belum konsisten. Menurut Jonan, proses pemeriksaan penumpang maupun kargo belum sesuai prosedur, atau tetap mengikuti standar yang diberlakukan.

"Ini jadi catatan penting untuk Bandara Soekarno-Hatta. Pemeriksaan penumpang maupun kargo harus sesuai dengan aturan. Selama ini naik turun, " kata Jonan.

Menurut Jonan, tidak konsistennya pemeriksaan keamanan di Bandara Soekarno-Hatta sudah mendapat komplain dari sejumlah negara. "Pemeriksaan penumpang dan kargo Bandara Soekarno-Hatta diprotes oleh negara-negara Uni Eropa. Inggris pun protes soal ketidakkonsistenan pemeriksaan di sini, " kata Jonan.

Untuk persiapan mudik, Jonan mengatakan bahwa pelayanan bandara kali ini sudah lebih baik dibanding tahun lalu. "Tinggal kesigapan petugas saja," katanya.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Pemprov Banten Ajukan Pembangunan 50 Ruas Jalan Daerah ke Kementerian PU, Sasar Wilayah Terisolasi

Pemprov Banten Ajukan Pembangunan 50 Ruas Jalan Daerah ke Kementerian PU, Sasar Wilayah Terisolasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:56

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengajukan 50 ruas jalan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk tahun anggaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill