Connect With Us

Bandara Turki Dibom, Soekarno-Hatta Tambah Penjinak Bom 

Denny Bagus Irawan | Rabu, 29 Juni 2016 | 17:19

Suasana di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. (RADEN BAGUS IRAWAN / TangerangNews)


TANGERANGNews.com
-Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang PT Angkasa Pura II menambah petugas penjinak bom di Bandara tersebut.

Hal itu dilakukan menyusul adanya serangan teror pada Selasa, 28 Juni 2016 malam di terminal keberangkatan Internasional bandara Ataturk, Istanbul. 

"Kita antisipasi di saat lebaran ini karena akan ada 4,7 Juta penumpang. Hari ini kami menurunkan petugas pengamanan dari Brimob dan Marinir TNI. Pengamanan akan dilakukan tertutup serta pengamanan terbuka," ujar Direktur Pelayanan PT Angkasa Pura II Ituk Herarindri, Rabu (29/06/2016). 

Dia mengatakan, semua unsur TNI ada di Bandara Soekarno-Hatta. Termasuk petugas keamanan internal yang bertugas sebanyak 2.200 personel dari Avsec.


"Memang kami menyikapi ini sebagai quick respons atas peristiwa pengeboman di Turki," terangnya. Pihaknya juga, kata Ituk, akan mempertahankan pemeriksaan dengan dua rangkap atau dua kali melewati mesin X-ray. 


"Kami sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Perhubungan, dua kali pemeriksaan. Kalau di luar negeri kan cuma sekali, kita dua kali security check point," tuturnya. 

Wadankor Brimob Mabes Polri Brigjen Anang Revandoko mengatakan, pihaknya menambah tim penjinak bom dan sejumlah personel lain untuk bertugas di Bandara Soekarno-Hatta. 

"Total sekitar 75 personel pasukan bertugas di Bandara. Dengan banyaknya petugas berseragam, mereka yang ada niat jahat di bandara akan mengurungkan niatnya, " tuturnya. 

Sementara itu, Brigjen TNI Danpasmar Hasanudin mengatakan, pihaknya tidak menambah personel dahulu. " Kita lihat dulu tergantung situasi dilapangan," terangnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

NASIONAL
Waspada Kista dan Miom Kerap Tak Bergejala, Begini Cara Deteksinya

Waspada Kista dan Miom Kerap Tak Bergejala, Begini Cara Deteksinya

Selasa, 27 Januari 2026 | 22:07

Masalah kesehatan reproduksi pada wanita, khususnya kista ovarium dan miom, seringkali menjadi kekhawatiran tersendiri.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill